Thai Airways Delay, Kompensasi Masih Belum Diterima

Thai Airways Delay, Kompensasi Masih Belum Diterima
Foto: Thai Airways Delay, Kompensasi Masih Belum Diterima. (Illustration by Pexels)

Seorang konsumen bernama Pamudji mengutarakan kekecewaan mendalam terhadap layanan maskapai Thai Airways yang dinilai tidak profesional dalam menangani keterlambatan penerbangan. Pengalaman buruk ini dialami oleh anggota keluarganya yang berjumlah lima orang saat hendak melakukan perjalanan pulang menuju Jakarta dari Paris melalui transit di Bangkok.

Kronologi Keterlambatan Penerbangan

Sesuai jadwal asli, penerbangan dengan nomor TG 931 tersebut seharusnya diberangkatkan dari Bandara Charles de Gaulle (CDG) pada tanggal 9 Juli 2025 pukul 13.00 waktu setempat. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan adanya kendala teknis yang menyebabkan jadwal keberangkatan terus mengalami penundaan dari waktu yang telah ditentukan sebelumnya.

Setelah menunggu dalam ketidakpastian selama berjam-jam, para penumpang baru diinstruksikan oleh petugas untuk memasuki pesawat pada pukul 16.00 waktu setempat. Sayangnya, situasi di dalam kabin justru semakin memprihatinkan karena suhu udara yang sangat panas akibat sistem pendingin udara atau AC tidak berfungsi.

Seluruh penumpang terpaksa bertahan di dalam ruangan kabin yang pengap tersebut selama kurang lebih dua jam tanpa ada kejelasan mengenai waktu lepas landas. Akhirnya, pihak maskapai memutuskan pembatalan penerbangan pada hari itu dan meminta semua orang untuk segera kembali ke ruang tunggu terminal bandara.

Informasi mengenai jadwal penerbangan pengganti baru diterima pada pukul 01.00 dini hari tanggal 10 Juli 2025 yang menyatakan bahwa keberangkatan diundur hingga pukul 14.00. Kondisi ini memaksa keluarga Pamudji untuk mengeluarkan biaya pribadi guna menyewa taksi Uber demi bisa beristirahat di hotel karena kelelahan.

Informasi Perjalanan Detail Data Penumpang
Nomor Penerbangan TG 931 (Paris - Bangkok)
Jumlah Anggota Keluarga 5 Orang
Kode Referensi Booking EA7QB5, EA6IHV, EA7M67, EA7PQT
Total Durasi Penundaan Lebih dari 24 Jam

Kendala Prosedur Kompensasi

Ketika mencoba mengurus hak ganti rugi di Paris, petugas setempat menyarankan penumpang untuk melayangkan pengajuan kompensasi melalui surat elektronik kepada bagian administrasi pusat. Petugas tersebut memberikan jaminan bahwa proses pencairan dana nantinya akan difasilitasi oleh kantor perwakilan Thai Airways yang berada di Indonesia.

Ironisnya, saat dikonfirmasi kembali setibanya di Indonesia, pihak layanan pelanggan lokal justru memberikan arahan yang berbeda dengan meminta pengiriman email secara berulang. Penumpang merasa dipingpong karena kantor cabang Indonesia bersikeras bahwa klaim harus diselesaikan oleh pihak bandara asal tempat terjadinya keterlambatan tersebut.

Sampai detik ini, pihak Thai Airways belum memberikan tanggapan resmi maupun kepastian terkait penyelesaian kompensasi atas keterlambatan yang melebihi durasi satu hari penuh. Pamudji masih menanti transparansi dan tanggung jawab nyata dari maskapai untuk menyelesaikan permasalahan administratif yang sangat merugikan pihak keluarganya ini.

Keluhan ini menjadi catatan penting mengenai standar pelayanan maskapai internasional dalam memenuhi hak-hak penumpang sesuai dengan regulasi penerbangan global yang berlaku. Harapannya, manajemen maskapai segera merespons laporan ini agar kepercayaan pelanggan terhadap kualitas layanan mereka tidak semakin menurun di masa depan.

Artikel terkait