Saldo BCA Mobile Terpotong Dua Kali Padahal Bukti Transfer Hanya Satu

Saldo BCA Mobile Terpotong Dua Kali Padahal Bukti Transfer Hanya Satu
Foto: Saldo BCA Mobile Terpotong Dua Kali Padahal Bukti Transfer Hanya Satu. (Illustration by Pexels)

Seorang nasabah bernama Gilang melaporkan keluhannya terkait insiden pendebetan ganda pada aplikasi BCA Mobile yang dialaminya. Kejadian ini bermula saat ia melakukan pembayaran ke nomor Virtual Account Bank BRI pada tanggal 11 Maret 2025 pukul 08:28 WIB.

Transaksi tersebut ditujukan ke nomor rekening 12733000000821681 dengan nilai nominal sebesar Rp 1.800.000. Berikut adalah rincian data transaksi yang dilaporkan oleh nasabah tersebut melalui surat pembaca.

Keterangan Data Detail Transaksi
Waktu Kejadian 11 Maret 2025, 08:28 WIB
Nominal Transaksi Rp 1.800.000
Biaya Admin Rp 6.500
Nomor Virtual Account BRI 12733000000821681
Nomor Pelaporan 2003102758

Setelah transaksi selesai, Gilang menyadari adanya kejanggalan saat memeriksa riwayat mutasi pada rekening miliknya. Ia menemukan saldo terpotong dua kali dengan nominal yang identik, meskipun kotak masuk aplikasi hanya menampilkan satu bukti transfer.

Gilang meyakini bahwa hal tersebut merupakan murni kesalahan sistem pada layanan perbankan digital milik BCA. Argumen ini didasari pada sifat nomor Virtual Account BRI yang seharusnya otomatis tidak aktif setelah menerima satu kali pembayaran sukses.

Proses Pengaduan kepada Halo BCA

Menanggapi masalah ini, Gilang segera menghubungi pusat layanan pelanggan Halo BCA untuk mendapatkan penjelasan serta pengembalian dana. Namun, petugas layanan pelanggan yang melayaninya justru menyarankan nasabah untuk berkomunikasi langsung dengan pihak pemilik nomor Virtual Account.

Saran tersebut ditolak oleh Gilang karena transaksi itu ditujukan untuk layanan pinjaman daring yang identitas pemiliknya tidak dapat dihubungi. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak mungkin melakukan transfer dua kali karena hanya memiliki satu bukti transaksi yang sah dalam aplikasi.

Pihak perbankan akhirnya menerbitkan laporan resmi dengan nomor referensi 2003102758 untuk menindaklanjuti keluhan yang disampaikan oleh nasabah tersebut. Satu hari berselang, tim analis dari pihak Halo BCA menghubungi Gilang untuk mengonfirmasi kembali kronologi pendebetan saldo itu.

Meski demikian, analis tersebut menyatakan bahwa kendala yang terjadi bukan merupakan kesalahan teknis dari pihak internal bank BCA. Mereka hanya berjanji akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan pihak bank penerima untuk menelusuri keberadaan dana tersebut.

Situasi sempat memanas karena Gilang tetap bersikeras bahwa pendebetan ganda ini merupakan tanggung jawab penuh dari sistem bank pengirim. Hingga saat ini, proses investigasi masih terus berjalan dan belum ada kepastian mengenai nasib pengembalian uang milik nasabah tersebut.

Artikel terkait