Seorang mitra bernama Yananto menyampaikan keluhan mendalam terkait sulitnya proses pengembalian dana deposit dari PT Arindo Pratama yang berpusat di Kota Bandung. Sebagai anggota yang telah setia bergabung selama belasan tahun, ia merasa sangat kecewa dengan ketidakpastian yang diberikan oleh manajemen penyedia layanan pembayaran tersebut.
Kronologi Kendala Operasional PT Arindo Pratama
PT Arindo Pratama Bandung yang beralamat di Jalan Arhanudri Nomor 20, Batununggal, sebelumnya dikenal sebagai platform Payment Point Online Bank (PPOB) dengan layanan cukup lengkap. Namun, operasional aplikasi mulai mengalami gangguan teknis serius sejak periode Maret hingga April tahun 2024 hingga akhirnya berhenti berfungsi secara total.
Kondisi tersebut menyebabkan seluruh transaksi pada aplikasi terhenti sehingga para mitra tidak lagi bisa menjalankan kegiatan bisnis mereka seperti sedia kala. Menghadapi situasi ini, para pemilik loket menuntut agar seluruh sisa saldo deposit yang masih mengendap di dalam sistem segera dikembalikan oleh perusahaan.
Upaya koordinasi sebenarnya telah dilakukan secara intensif melalui berbagai kanal komunikasi resmi, termasuk akun Telegram serta WhatsApp Official milik manajemen. Sayangnya, hingga saat ini pemohon belum mendapatkan konfirmasi yang memuaskan ataupun kejelasan mengenai nasib dana yang tersimpan di dalam aplikasi tersebut.
Ketidakpastian Solusi dan Janji Manajemen
Pada awal bulan Mei 2024, pihak manajemen sempat memberikan pilihan kepada para mitra untuk bermigrasi ke layanan PPOB NASIIRA atau melakukan penarikan dana. Namun, janji pengembalian uang maupun pemindahan saldo tersebut tidak pernah terealisasi dan tidak ada informasi lanjutan yang diberikan kepada mitra terdampak.
Jawaban yang mengejutkan justru didapatkan melalui komunikasi terbaru dengan layanan pelanggan WhatsApp resmi perusahaan yang mengaku bingung dalam memberikan penjelasan. Staf tersebut menyatakan keraguannya akan adanya proses refund karena mereka pun berada dalam posisi menunggu instruksi dari pemilik perusahaan yang tidak kunjung memberikan kepastian.
Berikut adalah ringkasan garis waktu permasalahan yang dialami oleh mitra terkait proses pengembalian dana tersebut:
| Periode Waktu | Keterangan Peristiwa |
|---|---|
| Maret - April 2024 | Muncul gangguan teknis pada sistem aplikasi yang berujung pada penghentian total seluruh transaksi. |
| Awal Mei 2024 | Manajemen menawarkan opsi kepada mitra untuk migrasi ke PPOB NASIIRA atau pengembalian saldo deposit. |
| Mei 2025 | Genap satu tahun berlalu tanpa adanya realisasi pembayaran dana maupun kepastian dari pihak pengelola. |
Tuntutan Tanggung Jawab Pengurus Perusahaan
Ketidakhadiran tanggung jawab ini sangat disayangkan, terutama dari jajaran pimpinan tertinggi seperti Komisaris Soegeng Rijadi serta Direktur Tetuko Mustofa Ahyar dan Purwanti Pantjawardani. Hingga saat ini, para pemegang kebijakan di PT Arindo Pratama tersebut dianggap belum menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan kewajiban finansial mereka.
Yananto akhirnya memutuskan untuk menyampaikan keluhan terbuka ini melalui kanal Suara Pembaca di media detikNews agar mendapatkan perhatian serius dari pihak manajemen. Penulis berharap adanya transparansi serta penyelesaian yang adil bagi seluruh mitra yang hak-hak keuangannya masih tertahan selama satu tahun lamanya.