Seorang konsumen bernama Nisa mengeluhkan lamanya proses perbaikan unit Hyundai Ioniq 5 miliknya yang telah berlangsung selama lebih dari dua bulan. Mobil tersebut dibeli secara kredit pada Oktober 2024 di dealer Hyundai Summarecon Bekasi dengan perlindungan asuransi all risk dari Asuransi Total Bersama.
Kronologi Kerusakan dan Kendala Perbaikan
Kendaraan listrik ini mengalami kerusakan berat setelah terendam banjir bandang di wilayah Jabodetabek pada awal Maret 2025 silam. Pasca kejadian, mobil segera dikirim dengan mobil derek menuju Bengkel Hyundai Harapan Indah untuk menjalani pemeriksaan teknis.
Pemilik terus memantau perkembangan unit melalui komunikasi dengan bengkel lewat aplikasi WhatsApp maupun sambungan telepon secara berkala. Namun, hingga akhir Maret 2025, progres pengerjaan diinformasikan baru mencapai tahap pembersihan bodi dari sisa kotoran banjir.
Nisa kemudian menghubungi call center Hyundai pada April 2025 dan menerima penjelasan terkait adanya masalah pada sistem sensor serta baterai. Pihak Hyundai menyatakan pengerjaan tidak dapat dilakukan terburu-buru karena banyaknya kemungkinan kerusakan teknis akibat rendaman air banjir.
Saat ini, kondisi mobil hanya menunjukkan nyala pada bagian panel instrumen tanpa bisa diaktifkan untuk berjalan secara normal. Pihak teknisi mengindikasikan adanya kendala pada baterai utama yang masih dalam tahap penanganan bersama pihak asuransi.
Proses Klaim Asuransi dan Suku Cadang
Lokasi perbaikan unit akhirnya dipindahkan ke bengkel Hyundai Kalimalang pada 16 April demi penanganan yang lebih mendalam. Sayangnya, pada 21 April muncul kendala baru terkait proses persetujuan klaim dari pihak Asuransi Total Bersama yang sempat terhambat.
Persetujuan dari pihak asuransi baru terbit pada 30 April setelah proses administrasi yang memakan waktu cukup lama. Nilai biaya perbaikan yang ditanggung oleh pihak asuransi untuk unit tersebut tercatat mencapai angka yang cukup fantastis.
| Kategori Informasi | Detail Keterangan |
|---|---|
| Nilai Pertanggungan Asuransi | Hampir Rp 90.000.000 |
| Total Suku Cadang yang Dibutuhkan | 18 Jenis Komponen |
| Suku Cadang yang Sudah Tersedia | 2 Jenis Komponen |
| Durasi Kendaraan di Bengkel | Hampir 3 Bulan |
Masalah ketersediaan suku cadang menjadi hambatan berikutnya karena hingga 9 Mei 2025, komponen modul dan sensor pesanan belum juga tiba. Pada 14 Mei, diketahui bahwa dari total 18 jenis komponen yang dibutuhkan, baru dua suku cadang yang tersedia di bengkel.
Pemilik merasa sangat dirugikan karena tetap harus membayar cicilan bulanan meski mobil sudah hampir tiga bulan mangkrak di bengkel. Nisa mendesak pihak Hyundai untuk segera menyelesaikan seluruh perbaikan agar mobil listriknya bisa digunakan kembali.
Kabar terbaru menyebutkan bahwa permasalahan antara pemilik kendaraan dengan manajemen Hyundai kini telah berhasil diselesaikan secara kekeluargaan. Konsumen memberikan konfirmasi bahwa seluruh kendala tersebut sudah tuntas dan berakhir dengan hasil yang memuaskan.