Seorang mitra penjual di platform Tokopedia mengungkapkan kekecewaannya lantaran dana hasil penjualannya masih dibekukan meskipun masa hukuman penangguhan akun telah dinyatakan selesai. Penjual tersebut menjelaskan bahwa saldo tokonya telah mengalami masa penangguhan selama kurun waktu tiga bulan, terhitung sejak akhir April hingga akhir Juli 2026.
Detail Periode Penangguhan Saldo
| Kategori Penangguhan | Keterangan Waktu |
|---|---|
| Tanggal Mulai Penangguhan | 29 April 2026 |
| Tanggal Berakhir Penangguhan | 29 Juli 2026 |
| Total Durasi Pembekuan | 3 Bulan |
Sebelum berakhirnya masa pembekuan, pemilik toko telah mengambil langkah proaktif dengan menghubungi Customer Service serta Account Manager untuk menanyakan prosedur teknis pencairan. Pihak Tokopedia memberikan informasi bahwa seluruh dana akan dapat diakses secara normal kembali segera setelah tanggal masa penalti tersebut resmi terlewati.
Akan tetapi, penjual tetap menemui kegagalan saat mencoba menarik saldo pada tanggal 29 Juli 2026 karena sistem tetap mengunci akses keuangan tersebut secara sepihak. Secara mengejutkan, sistem justru menginstruksikan pengguna untuk mengunggah ulang berbagai dokumen persyaratan yang sebelumnya telah dinyatakan valid dan diterima oleh tim verifikasi.
Ketidaksesuaian antara instruksi petugas lapangan dengan mekanisme sistem otomatis ini menimbulkan ketidakpastian yang merugikan bagi arus kas usaha milik penjual. Seluruh dana yang bersumber dari transaksi penjualan terakhir kini tertahan di dalam platform tanpa ada penjelasan mendetail mengenai alasan penahanan dokumen lebih lanjut.
Meskipun seluruh kewajiban dan persyaratan yang diminta oleh Tokopedia telah dipenuhi secara patuh, nasib dana tersebut tetap menggantung tanpa ada solusi konkret dari penyedia layanan. Pengguna kini menuntut kejelasan serta tanggung jawab dari pihak pengelola platform agar hak atas dana hasil usahanya dapat segera dikirimkan ke rekening pribadinya.