Masalah Mesin EDC yang Sering Error Sejak Maret 2025 Belum Juga Teratasi

Masalah Mesin EDC yang Sering Error Sejak Maret 2025 Belum Juga Teratasi
Foto: Masalah Mesin EDC yang Sering Error Sejak Maret 2025 Belum Juga Teratasi. (Illustration by Pexels)

Labib, pemilik Toko Amir Jaya yang berlokasi di Pasar Menvo, Jakarta Barat, menyampaikan keluhan serius terkait performa mesin EDC Bank DKI yang digunakan di tempat usahanya. Sebagai mitra merchant resmi, ia mengoperasikan perangkat dengan identitas MID S/N 332-017-285 untuk tipe model VX675.

Permasalahan teknis berupa pesan kesalahan bertuliskan "TAMPER" telah muncul secara terus-menerus dan mengganggu operasional toko sejak Maret 2025. Meskipun petugas teknisi dari Bank DKI sudah berulang kali datang untuk memperbaiki, mesin tersebut hanya bisa berfungsi normal dalam waktu singkat sebelum kembali rusak.

Detail Kendala dan Riwayat Perbaikan

Upaya perbaikan bahkan telah dilakukan hingga membawa langsung unit mesin tersebut ke kantor cabang Bank DKI di Pasar Cengkareng agar mendapatkan penanganan lebih lanjut. Namun, langkah tersebut tetap tidak membuahkan hasil permanen karena gangguan yang sama selalu muncul kembali hanya dalam hitungan hari setelah diperbaiki.

Selama periode Maret hingga November 2025, atau lebih dari delapan bulan, pemilik toko sudah melaporkan masalah ini berkali-kali melalui berbagai saluran komunikasi resmi. Laporan tersebut disampaikan melalui layanan WhatsApp EDC DKI, kunjungan teknisi ke lokasi lebih dari lima kali, hingga mendatangi kantor cabang secara mandiri.

Kategori Informasi Detail Data
Nama Pemilik / Toko Labib / Toko Amir Jaya
Identitas Mesin (MID S/N) 332-017-285 (Model VX675)
Durasi Gangguan Maret 2025 - November 2025 (8+ Bulan)
Jumlah Kunjungan Teknisi Lebih dari 5 Kali
Lokasi Usaha Pasar Menvo, Kota Jakarta Barat

Hingga saat ini, pihak bank dinilai belum memberikan solusi yang tuntas karena petugas hanya melakukan prosedur reset atau perbaikan sementara tanpa mengganti unit yang bermasalah. Selain itu, pemilik toko juga tidak mendapatkan penjelasan teknis yang transparan mengenai penyebab utama kerusakan yang terus berulang pada perangkat tersebut.

Kondisi semakin mengecewakan lantaran dalam beberapa pekan terakhir, pengaduan yang diajukan oleh pemilik merchant sudah tidak lagi mendapatkan respons atau tindak lanjut dari pihak bank. Sebagai bank milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Bank DKI diharapkan mampu memberikan dukungan layanan yang lebih profesional, terutama bagi pelaku usaha kecil.

Harapan Terhadap Manajemen Bank DKI

Kelancaran transaksi elektronik di Toko Amir Jaya sangat bergantung pada fungsi mesin EDC tersebut, sehingga kendala yang berlarut-larut ini sangat merugikan pihak merchant. Melalui surat terbuka ini, Labib mendesak manajemen Bank DKI untuk segera mengganti mesin EDC miliknya dengan unit baru yang berfungsi normal.

Ia sangat berharap agar keluhan ini segera direspons dan diselesaikan secara tuntas demi mendukung aktivitas perdagangan yang sedang dijalankannya. Atas perhatian serta bantuan dari pihak redaksi dalam menyampaikan aspirasi ini, pemilik toko mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.

Artikel terkait