Seorang mitra penjual di platform Shopee Indonesia melayangkan protes keras terkait penolakan klaim asuransi pengiriman yang menyebabkan dirinya mengalami kerugian materi. Keluhan ini muncul setelah pihak marketplace menolak permohonan banding atas kerusakan barang yang dialami saat proses distribusi ke tangan pelanggan.
Kronologi Transaksi dan Kerusakan Barang
Masalah ini berawal dari transaksi penjualan satu unit laptop senilai Rp 1 juta pada tanggal 30 Maret 2026 yang sudah dilengkapi dengan proteksi asuransi resmi. Sebelum diserahkan kepada pihak kurir, penjual memastikan telah merekam video unit tersebut guna membuktikan bahwa kondisi perangkat dalam keadaan normal serta berfungsi dengan baik.
Paket tersebut sampai ke tangan pembeli pada 3 April 2026, namun pelanggan segera mengajukan retur karena ditemukan kerusakan fisik pada bagian layar LCD. Berdasarkan bukti rekaman pembukaan paket, layar laptop tersebut memang terbukti rusak sehingga penjual menerima kembali pengembalian barang pada tanggal 7 April 2026.
Proses Klaim Asuransi dan Penolakan Banding
Segera setelah barang retur diterima, penjual menghubungi layanan pelanggan untuk menuntut hak asuransi atas barang yang rusak selama proses perjalanan. Penjual juga telah memenuhi permintaan Shopee untuk mengunggah seluruh dokumen bukti berupa video dan foto kondisi barang saat sebelum dikirimkan melalui jasa ekspedisi.
Pada tanggal 25 April 2026, pihak Shopee menginformasikan bahwa permohonan banding dari penjual resmi ditolak tanpa adanya pemberian solusi kompensasi. Keputusan tersebut didasari oleh pertimbangan bahwa bukti-bukti yang dilampirkan oleh pihak pembeli sudah dinilai cukup kuat untuk mendukung klaim kerusakan yang diajukan.
Penjual merasa keputusan tersebut sangat tidak adil dan tidak profesional karena bukti kuat dari sisi seller seolah diabaikan begitu saja dalam proses penilaian. Ia berharap Shopee Indonesia dapat meninjau kembali kasus ini agar memberikan perlindungan yang seimbang bagi penjual yang telah mengikuti seluruh prosedur operasional pengemasan.
Data Statistik Transaksi dan Pengiriman
| Kategori Informasi | Detail Data |
|---|---|
| Nomor Pesanan | 260330GKYVR5T9 |
| Nomor Resi Pengiriman (SPX) | SPXID069896749503 |
| Nilai Transaksi Barang | Rp 1.000.000 |
| Tanggal Pesanan Masuk | 30 Maret 2026 |
| Tanggal Pengajuan Retur | 03 April 2026 |
| Tanggal Penerimaan Barang Retur | 07 April 2026 |
| Tanggal Penolakan Banding | 25 April 2026 |