Kartu Kredit Gagal Terkirim Karena Pindah Alamat

Kartu Kredit Gagal Terkirim Karena Pindah Alamat
Foto: Kartu Kredit Gagal Terkirim Karena Pindah Alamat. (Illustration by Pexels)

Alexander Yudho Pratama, seorang nasabah Maybank, menyampaikan keluhan terbuka terkait keterlambatan pengiriman kartu kredit yang tidak kunjung sampai ke alamat tujuannya. Meskipun kartu tersebut dilaporkan telah selesai dicetak sejak 2 Februari 2026, hingga tanggal 28 Februari 2026 fisik kartu belum juga diterima oleh pihak yang bersangkutan.

Pada tanggal 9 Februari 2026, nasabah baru mengetahui adanya kendala pengiriman melalui informasi telepon dari pihak Maybank yang menyebutkan alasan kurir mitra bahwa alamat telah berpindah. Alexander menyayangkan tiadanya upaya konfirmasi atau pemadanan data terlebih dahulu sebelum kurir memutuskan untuk menghentikan proses pengiriman dengan alasan pindah alamat tersebut.

Hingga tanggal 26 Februari 2026, layanan pelanggan Maybank hanya memberikan tanggapan singkat bahwa status pengiriman kartu kredit milik nasabah masih berada dalam proses. Melalui surat pembaca ini, ia mendesak agar manajemen Maybank segera menindaklanjuti permasalahan tersebut secara serius demi kenyamanan nasabah.

Tanggal Keterangan Peristiwa
02 Februari 2026 Kartu kredit dilaporkan telah selesai dicetak.
09 Februari 2026 Informasi pengiriman gagal dengan alasan nasabah pindah alamat.
26 Februari 2026 Tanggapan layanan pelanggan bahwa kartu masih dalam proses pengiriman.
28 Februari 2026 Batas waktu pemantauan di mana kartu belum juga diterima nasabah.
10 Maret 2026 Maybank memberikan tanggapan resmi dan menyelesaikan masalah.

Tanggapan Resmi Maybank

Merespons pengaduan yang dimuat pada kanal Suara Pembaca Detik.com, PT Bank Maybank Indonesia Tbk melalui Bayu Irawan memberikan penjelasan resmi pada 10 Maret 2026. Beliau menyatakan bahwa pihak bank telah melakukan langkah tindak lanjut yang diperlukan atas keluhan yang disampaikan oleh Alexander Yudho Pratama.

Manajemen Maybank telah melakukan penelusuran internal dan menyelesaikan permasalahan tersebut secara langsung melalui komunikasi telepon dengan nasabah yang bersangkutan. Pihak bank menyampaikan apresiasi atas perhatian nasabah dan berharap hubungan kerja sama yang telah berjalan dapat terus terjaga dengan baik di masa depan.

Artikel terkait