Seorang penumpang bernama Kelvin menyampaikan keluhannya terhadap maskapai Super Air Jet akibat keterlambatan penerbangan rute Jakarta menuju Medan pada 19 September 2025. Penumpang tersebut sebelumnya telah memesan tiket untuk keberangkatan pukul 17.40 WIB dengan estimasi waktu mendarat di Medan pada pukul 20.00 WIB.
Rencana perjalanan tersebut mencakup penggunaan kereta Bandara Kualanamu menuju pusat kota Medan untuk jadwal terakhir pada pukul 21.10 WIB. Jeda waktu selama satu jam sepuluh menit yang tersedia awalnya dinilai cukup untuk berpindah moda transportasi setelah pesawat tiba.
Detail Perbandingan Jadwal Penerbangan
| Aktivitas Perjalanan | Jadwal Rencana | Realisasi di Lapangan |
|---|---|---|
| Keberangkatan Jakarta (CGK) | 17.40 WIB | 18.53 WIB |
| Kedatangan Medan (KNO) | 20.00 WIB | 20.50 WIB |
| Keberangkatan Kereta Bandara | 21.10 WIB | 21.15 WIB (Tertinggal) |
Namun, operasional maskapai mengalami kendala teknis sehingga pesawat baru lepas landas pada pukul 18.53 WIB dan mendarat di Medan pukul 20.50 WIB. Keterlambatan lebih dari satu jam tersebut dipicu oleh alasan operasional mengenai pesawat yang terlambat tiba di bandara asal.
Proses penurunan penumpang serta pengambilan bagasi yang menyita waktu mengakibatkan Kelvin baru bisa mencapai area stasiun kereta pada pukul 21.15 WIB. Akibat penundaan maskapai tersebut, ia tertinggal jadwal kereta terakhir dan mengalami kendala untuk melanjutkan perjalanan menuju pusat kota.
Upaya Kelvin menuntut pertanggungjawaban melalui pesan WhatsApp dan surat elektronik kepada pihak Lion Air Group selaku induk perusahaan belum membuahkan hasil positif. Pihak maskapai memberikan pernyataan tertulis bahwa insiden keterlambatan tersebut sepenuhnya bukan merupakan tanggung jawab pihak Super Air Jet.
Hingga saat ini, keluhan yang disampaikan oleh penumpang yang bersangkutan dilaporkan belum mendapatkan tanggapan resmi lanjutan dari otoritas terkait. Masyarakat yang mengalami kendala serupa dalam pelayanan publik dapat mengirimkan aduan mereka kepada redaksi dengan menyertakan identitas yang jelas.