Contoh soal konfigurasi elektron lengkap dengan jawaban dan pembahasan membantu pelajar memahami bagaimana elektron tersusun dalam atom serta hubungannya dengan posisi unsur dalam tabel periodik. Materi ini tidak hanya meminta kamu menuliskan susunan seperti 2, 8, 1 atau 1s² 2s² 2p⁶ 3s¹, tetapi juga dapat berkembang menjadi soal elektron valensi, pembentukan ion, golongan, periode, diagram orbital, hingga aturan Aufbau, Hund, dan larangan Pauli.
Kesalahan biasanya muncul ketika jumlah elektron tidak disesuaikan dengan muatan ion, urutan pengisian subkulit tertukar, atau konfigurasi kulit digunakan untuk menjawab soal yang sebenarnya meminta konfigurasi subkulit. Ada pula beberapa unsur yang memiliki konfigurasi khusus sehingga pola sederhana tidak selalu dapat diterapkan secara mekanis.
Untuk memperkuat pemahaman, berikut tersedia 40 contoh soal konfigurasi elektron dari tingkat dasar hingga menengah, lengkap dengan jawaban serta alasan penyelesaiannya.
Apa Itu Konfigurasi Elektron?
Konfigurasi elektron adalah susunan elektron dalam kulit, subkulit, atau orbital suatu atom.
Atom netral mempunyai jumlah elektron sama dengan nomor atomnya.
Contoh natrium memiliki nomor atom:
[
Z=11
]
Artinya atom Na netral mempunyai 11 elektron.
Jika dituliskan berdasarkan kulit:
[
2,8,1
]
Sedangkan berdasarkan subkulit:
[
1s^2,2s^2,2p^6,3s^1
]
Kedua penulisan tersebut menggambarkan atom yang sama, tetapi tingkat rinciannya berbeda.
Konfigurasi elektron penting karena dapat digunakan untuk membantu menentukan:
-
jumlah elektron suatu atom atau ion;
-
elektron valensi;
-
periode unsur;
-
kecenderungan membentuk ion;
-
letak unsur dalam tabel periodik;
-
sifat kimia yang berkaitan dengan elektron terluar.
Perbedaan Konfigurasi Elektron Kulit dan Subkulit
Pada tingkat dasar, konfigurasi sering ditulis berdasarkan kulit atom.
Contoh klorin dengan nomor atom 17:
[
2,8,7
]
Artinya:
-
kulit pertama berisi 2 elektron;
-
kulit kedua berisi 8 elektron;
-
kulit ketiga berisi 7 elektron.
Pada pembahasan lebih rinci, konfigurasi ditulis menggunakan subkulit:
[
1s^2,2s^2,2p^6,3s^2,3p^5
]
Subkulit terdiri atas s, p, d, dan f.
Kapasitas maksimum masing-masing adalah:
-
subkulit s: 2 elektron;
-
subkulit p: 6 elektron;
-
subkulit d: 10 elektron;
-
subkulit f: 14 elektron.
Pemilihan bentuk konfigurasi harus mengikuti pertanyaan. Jika soal meminta konfigurasi subkulit, jawaban 2,8,7 belum cukup rinci.
Baca Juga: 15 AI Terbaik untuk Belajar di 2026: Pilihan Gratis dan Berbayar bagi Pelajar dan Mahasiswa
Aturan Dasar Pengisian Elektron
Ada tiga prinsip utama yang sering digunakan dalam menentukan konfigurasi elektron.
Aturan Aufbau
Elektron menempati orbital dengan tingkat energi lebih rendah terlebih dahulu.
Urutan yang umum digunakan:
[
1s
]
[
2s
]
[
2p
]
[
3s
]
[
3p
]
[
4s
]
[
3d
]
[
4p
]
[
5s
]
[
4d
]
[
5p
]
[
6s
]
dan seterusnya.
Perhatikan bahwa:
[
4s
]
terisi sebelum:
[
3d
]
pada penyusunan konfigurasi dasar menggunakan aturan Aufbau.
Larangan Pauli
Satu orbital hanya dapat ditempati maksimal dua elektron dan kedua elektron tersebut harus mempunyai spin berlawanan.
Secara sederhana:
[
\uparrow\downarrow
]
boleh berada dalam satu orbital.
Namun tiga elektron tidak dapat menempati satu orbital yang sama.
Aturan Hund
Pada orbital-orbital yang memiliki energi sama, elektron akan mengisi orbital satu per satu terlebih dahulu dengan spin sejajar sebelum berpasangan.
Contohnya untuk:
[
2p^3
]
diagram sederhananya:
[
\uparrow\quad\uparrow\quad\uparrow
]
bukan langsung memasangkan dua elektron dalam satu orbital sementara orbital lain masih kosong.
Contoh Soal Konfigurasi Elektron Tingkat Dasar
Soal 1
Atom dengan nomor atom 8 mempunyai jumlah elektron sebanyak ...
A. 4
B. 6
C. 8
D. 16
Jawaban: C. 8
Pembahasan: Pada atom netral, jumlah elektron sama dengan nomor atom.
Soal 2
Konfigurasi elektron berdasarkan kulit untuk atom dengan nomor atom 11 adalah ...
A. 2, 7, 2
B. 2, 8, 1
C. 2, 6, 3
D. 8, 2, 1
Jawaban: B. 2, 8, 1
Pembahasan: Kulit pertama berisi 2, kulit kedua 8, dan tersisa 1 elektron pada kulit ketiga.
Soal 3
Konfigurasi elektron atom magnesium dengan nomor atom 12 adalah ...
A. 2, 8, 2
B. 2, 7, 3
C. 2, 6, 4
D. 2, 8, 1
Jawaban: A. 2, 8, 2
Soal 4
Atom dengan konfigurasi elektron:
[
2,8,7
]
mempunyai jumlah elektron sebanyak ...
A. 15
B. 16
C. 17
D. 18
Jawaban: C. 17
Pembahasan:
[
2+8+7=17
]
Soal 5
Konfigurasi elektron berdasarkan kulit untuk unsur dengan nomor atom 18 adalah ...
A. 2, 8, 8
B. 2, 8, 7, 1
C. 2, 6, 10
D. 2, 8, 6, 2
Jawaban: A. 2, 8, 8
Soal 6
Jumlah elektron valensi unsur dengan konfigurasi:
[
2,8,3
]
adalah ...
A. 2
B. 3
C. 8
D. 13
Jawaban: B. 3
Pembahasan: Elektron valensi pada model kulit merupakan elektron pada kulit terluar. Kulit terluarnya berisi 3 elektron.
Soal 7
Atom dengan konfigurasi:
[
2,8,1
]
cenderung membentuk ion ...
A. (X^-)
B. (X^{2-})
C. (X^+)
D. (X^{2+})
Jawaban: C. (X^+)
Pembahasan: Atom tersebut relatif mudah melepaskan satu elektron terluarnya.
Soal 8
Atom dengan konfigurasi:
[
2,8,7
]
cenderung menerima ...
A. 1 elektron
B. 2 elektron
C. 7 elektron
D. 8 elektron
Jawaban: A. 1 elektron
Setelah menerima satu elektron, konfigurasi kulit terluarnya menjadi lebih stabil:
[
2,8,8
]
Soal 9
Jumlah kulit yang terisi pada konfigurasi:
[
2,8,5
]
adalah ...
A. 2
B. 3
C. 5
D. 15
Jawaban: B. 3
Soal 10
Unsur dengan konfigurasi:
[
2,8,8,2
]
memiliki elektron valensi sebanyak ...
A. 2
B. 4
C. 8
D. 20
Jawaban: A. 2
Baca Juga: Cara Menggunakan ChatGPT untuk Belajar di 2026: Tips, Contoh Prompt, dan Etika
Contoh Soal Konfigurasi Elektron Subkulit
Soal 11
Konfigurasi elektron subkulit atom hidrogen adalah ...
A. (1s^1)
B. (1s^2)
C. (2s^1)
D. (2p^1)
Jawaban: A. (1s^1)
Soal 12
Konfigurasi elektron helium dengan nomor atom 2 adalah ...
[
\boxed{1s^2}
]
Dua elektron mengisi orbital 1s hingga penuh.
Soal 13
Tuliskan konfigurasi elektron atom karbon dengan nomor atom 6.
Jawaban:
[
\boxed{1s^2,2s^2,2p^2}
]
Jumlah elektron:
[
2+2+2=6
]
Soal 14
Konfigurasi elektron atom oksigen dengan nomor atom 8 adalah ...
[
\boxed{1s^2,2s^2,2p^4}
]
Jumlahnya:
[
2+2+4=8
]
Soal 15
Konfigurasi elektron natrium dengan nomor atom 11 adalah ...
[
\boxed{1s^2,2s^2,2p^6,3s^1}
]
Elektron terakhir berada pada subkulit 3s.
Soal 16
Tuliskan konfigurasi elektron magnesium dengan nomor atom 12.
Jawaban:
[
\boxed{1s^2,2s^2,2p^6,3s^2}
]
Soal 17
Konfigurasi elektron aluminium dengan nomor atom 13 adalah ...
[
\boxed{1s^2,2s^2,2p^6,3s^2,3p^1}
]
Jumlah elektron:
[
2+2+6+2+1=13
]
Soal 18
Konfigurasi elektron klorin dengan nomor atom 17 adalah ...
[
\boxed{1s^2,2s^2,2p^6,3s^2,3p^5}
]
Soal 19
Konfigurasi elektron kalium dengan nomor atom 19 adalah ...
A. (1s^2 2s^2 2p^6 3s^2 3p^6 3d^1)
B. (1s^2 2s^2 2p^6 3s^2 3p^6 4s^1)
C. (1s^2 2s^2 2p^6 3s^2 3p^5 4s^2)
D. (1s^2 2s^2 2p^6 3s^2 3p^7)
Jawaban: B
Pembahasan: Setelah 3p terisi penuh, elektron berikutnya mengisi 4s terlebih dahulu.
Soal 20
Konfigurasi elektron kalsium dengan nomor atom 20 adalah ...
[
\boxed{1s^2,2s^2,2p^6,3s^2,3p^6,4s^2}
]
Jumlah seluruh elektron:
[
2+2+6+2+6+2=20
]
Cara Menentukan Golongan dan Periode dari Konfigurasi Elektron
Konfigurasi elektron dapat membantu menentukan posisi unsur dalam tabel periodik.
Untuk unsur golongan utama, periode dapat dilihat dari nilai bilangan kuantum utama atau kulit tertinggi yang terisi.
Misalnya:
[
1s^2,2s^2,2p^6,3s^2,3p^5
]
Kulit tertinggi adalah:
[
n=3
]
Maka unsur tersebut berada pada periode 3.
Elektron valensinya:
[
3s^2,3p^5
]
Jumlah:
[
2+5=7
]
Untuk unsur golongan utama, konfigurasi tersebut berkaitan dengan golongan 17 atau VIIA dalam notasi lama.
Contoh lain:
[
1s^2,2s^2,2p^6,3s^2
]
Elektron valensinya 2 sehingga unsur tersebut termasuk golongan 2 dan periode 3.
Cara tersebut mudah digunakan pada unsur golongan utama. Unsur transisi membutuhkan analisis konfigurasi subkulit d dan tidak cukup hanya melihat jumlah elektron pada kulit paling luar.
Contoh Soal Elektron Valensi, Golongan, dan Periode
Soal 21
Unsur dengan konfigurasi:
[
1s^2,2s^2,2p^6,3s^1
]
terletak pada periode ...
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
Jawaban: C. 3
Pembahasan: Bilangan kulit terbesar adalah 3.
Soal 22
Jumlah elektron valensi dari konfigurasi:
[
1s^2,2s^2,2p^6,3s^2,3p^4
]
adalah ...
A. 2
B. 4
C. 6
D. 16
Jawaban: C. 6
Elektron pada kulit ketiga:
[
3s^2+3p^4=6
]
Soal 23
Unsur dengan konfigurasi kulit:
[
2,8,2
]
berada pada periode ...
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
Jawaban: C. 3
Soal 24
Unsur dengan konfigurasi:
[
2,8,7
]
untuk unsur golongan utama termasuk golongan ...
A. 1
B. 2
C. 16
D. 17
Jawaban: D. 17
Soal 25
Unsur dengan konfigurasi:
[
2,8,8
]
memiliki kulit valensi yang terisi penuh. Unsur tersebut termasuk kelompok ...
A. logam alkali
B. gas mulia
C. halogen
D. logam alkali tanah
Jawaban: B. gas mulia
Pembahasan: Konfigurasi 2,8,8 merupakan konfigurasi argon yang mempunyai kulit terluar penuh.
Baca Juga: Cara Menggunakan NotebookLM untuk Merangkum Materi dan Belajar Lebih Efektif
Contoh Soal Konfigurasi Elektron Ion
Saat sebuah atom berubah menjadi ion, jumlah elektronnya berubah.
Kation terbentuk ketika atom kehilangan elektron.
Anion terbentuk ketika atom menerima elektron.
Cara cepatnya:
[
\text{elektron kation} = Z-\text{besar muatan positif}
]
Sedangkan:
[
\text{elektron anion} = Z+\text{besar muatan negatif}
]
Soal 26
Natrium memiliki nomor atom 11. Berapa jumlah elektron pada ion (Na^+)?
Jawaban:
[
11-1=10
]
Jadi:
[
\boxed{10\text{ elektron}}
]
Konfigurasinya:
[
\boxed{1s^2,2s^2,2p^6}
]
atau berdasarkan kulit:
[
\boxed{2,8}
]
Soal 27
Magnesium mempunyai nomor atom 12. Konfigurasi elektron ion (Mg^{2+}) adalah ...
Atom Mg netral:
[
2,8,2
]
Mg melepaskan dua elektron:
[
\boxed{2,8}
]
Dalam bentuk subkulit:
[
\boxed{1s^2,2s^2,2p^6}
]
Soal 28
Klorin mempunyai nomor atom 17. Jumlah elektron pada (Cl^-) adalah ...
[
17+1=18
]
Jadi:
[
\boxed{18\text{ elektron}}
]
Konfigurasi kulitnya:
[
\boxed{2,8,8}
]
Soal 29
Oksigen memiliki nomor atom 8. Tentukan konfigurasi elektron ion (O^{2-}).
Atom O menerima dua elektron:
[
8+2=10
]
Konfigurasinya:
[
\boxed{1s^2,2s^2,2p^6}
]
atau:
[
\boxed{2,8}
]
Soal 30
Aluminium memiliki nomor atom 13. Berapa jumlah elektron ion (Al^{3+})?
[
13-3=10
]
Jadi:
[
\boxed{10\text{ elektron}}
]
Konfigurasi:
[
\boxed{1s^2,2s^2,2p^6}
]
Soal 31
Ion (X^{2+}) mempunyai 18 elektron. Berapa nomor atom unsur X?
Atom netral memiliki dua elektron lebih banyak:
[
18+2=20
]
Jadi:
[
\boxed{Z=20}
]
Soal 32
Ion (Y^-) memiliki 18 elektron. Berapa jumlah elektron atom Y netral?
Karena Y⁻ mempunyai satu elektron tambahan:
[
18-1=17
]
Jadi atom netral Y mempunyai:
[
\boxed{17\text{ elektron}}
]
Contoh Soal Diagram Orbital dan Aturan Hund
Soal 33
Bagaimana diagram orbital subkulit (2p^3)?
Subkulit p mempunyai tiga orbital.
Menurut aturan Hund, ketiga elektron menempati orbital secara terpisah terlebih dahulu:
[
\boxed{\uparrow\quad\uparrow\quad\uparrow}
]
Bukan:
[
\uparrow\downarrow\quad\uparrow\quad_
]
Soal 34
Berapa jumlah elektron maksimum yang dapat menempati subkulit p?
Subkulit p mempunyai tiga orbital. Setiap orbital menampung maksimal dua elektron.
[
3\times2=6
]
Jadi:
[
\boxed{6\text{ elektron}}
]
Soal 35
Berapa jumlah maksimum elektron pada subkulit d?
Subkulit d mempunyai lima orbital.
[
5\times2=10
]
Jadi:
[
\boxed{10\text{ elektron}}
]
Soal 36
Manakah yang sesuai dengan larangan Pauli?
A. Satu orbital ditempati tiga elektron
B. Satu orbital maksimum ditempati dua elektron dengan spin berlawanan
C. Semua elektron harus mempunyai spin sama
D. Subkulit s dapat menampung empat elektron
Jawaban: B
Pembahasan: Satu orbital maksimal memuat dua elektron dan spin keduanya harus berlawanan.
Contoh Soal Konfigurasi Elektron Tingkat Menengah
Soal 37
Tuliskan konfigurasi elektron besi dengan nomor atom 26.
Jumlah elektron Fe netral adalah 26.
Konfigurasi lengkap:
[
1s^2,2s^2,2p^6,3s^2,3p^6,4s^2,3d^6
]
Dapat ditulis lebih ringkas:
[
\boxed{[Ar],3d^6,4s^2}
]
Dalam penulisan tertentu, urutan subkulit setelah inti gas mulia dapat ditulis dengan 3d terlebih dahulu:
[
[Ar],3d^6,4s^2
]
Soal 38
Tuliskan konfigurasi elektron ion (Fe^{2+}).
Atom Fe:
[
[Ar],3d^6,4s^2
]
Saat membentuk ion logam transisi, elektron pada 4s dilepaskan lebih dahulu.
Maka:
[
\boxed{Fe^{2+}=[Ar],3d^6}
]
Ini merupakan bagian yang sering membingungkan. Meskipun 4s terisi sebelum 3d pada penyusunan atom netral, elektron 4s umumnya dilepas lebih dahulu ketika kation logam transisi terbentuk.
Soal 39
Tuliskan konfigurasi elektron kromium dengan nomor atom 24.
Jika menggunakan pola Aufbau secara mekanis, mungkin diperkirakan:
[
[Ar],3d^4,4s^2
]
Namun keadaan dasar kromium merupakan salah satu pengecualian yang umum dipelajari:
[
\boxed{[Ar],3d^5,4s^1}
]
Susunan tersebut berkaitan dengan kestabilan relatif subkulit d setengah penuh.
Soal 40
Tuliskan konfigurasi elektron tembaga dengan nomor atom 29.
Perkiraan mekanis:
[
[Ar],3d^9,4s^2
]
Namun konfigurasi keadaan dasarnya adalah:
[
\boxed{[Ar],3d^{10},4s^1}
]
Tembaga menjadi contoh penting bahwa aturan Aufbau merupakan panduan pengisian, tetapi konfigurasi keadaan dasar aktual beberapa unsur memiliki pengecualian.
Baca Juga: Cara Membuat Presentasi dengan AI: Rekomendasi Tools, Langkah, dan Contohnya
Cara Cepat Menentukan Konfigurasi Elektron
Gunakan urutan berpikir berikut saat mengerjakan soal.
-
Cari nomor atom. Untuk atom netral, nomor atom sama dengan jumlah elektron.
-
Perhatikan apakah partikel berupa atom atau ion. Muatan positif berarti elektron berkurang, sedangkan muatan negatif berarti elektron bertambah.
-
Tentukan bentuk konfigurasi yang diminta. Jangan menggunakan konfigurasi kulit jika pertanyaan meminta subkulit.
-
Ikuti kapasitas setiap subkulit. s maksimal 2, p maksimal 6, d maksimal 10, dan f maksimal 14 elektron.
-
Ikuti urutan pengisian energi. Setelah 3p, misalnya, pengisian dasar berlanjut ke 4s kemudian 3d.
-
Hitung ulang jumlah elektronnya. Jumlah seluruh superskrip harus sama dengan jumlah elektron partikel.
-
Perhatikan pengecualian jika membahas unsur tertentu. Kromium dan tembaga merupakan contoh yang sering muncul dalam latihan konfigurasi elektron.
Cara ketujuh penting terutama untuk soal tingkat SMA yang sudah membahas konfigurasi subkulit secara lebih rinci.
Kesalahan Umum saat Mengerjakan Konfigurasi Elektron
Tidak Menyesuaikan Jumlah Elektron dengan Muatan
Ion:
[
Na^+
]
bukan lagi memiliki 11 elektron.
Karena kehilangan satu elektron:
[
11-1=10
]
Menganggap Muatan Positif Berarti Elektron Bertambah
Justru sebaliknya.
Muatan positif muncul karena elektron berkurang.
Contoh:
[
Mg^{2+}
]
berarti atom magnesium kehilangan dua elektron.
Salah Menentukan Elektron Valensi
Untuk unsur golongan utama, elektron valensi berkaitan dengan elektron pada kulit terluar.
Contoh:
[
2,8,6
]
memiliki 6 elektron valensi, bukan 16.
Salah Mengisi Subkulit d Sebelum 4s
Pada pola Aufbau dasar:
[
4s
]
terisi sebelum:
[
3d
]
Karena itu kalium ditulis:
[
[Ar],4s^1
]
bukan:
[
[Ar],3d^1
]
Menganggap Urutan Pengisian Sama dengan Urutan Pelepasan Elektron
Pada atom logam transisi, elektron 4s yang sudah terisi umumnya dilepas terlebih dahulu ketika membentuk kation.
Contohnya:
[
Fe=[Ar],3d^6,4s^2
]
menjadi:
[
Fe^{2+}=[Ar],3d^6
]
Mengabaikan Pengecualian Konfigurasi
Kromium dan tembaga tidak mengikuti hasil Aufbau sederhana secara penuh.
Konfigurasi dasarnya:
[
Cr=[Ar],3d^5,4s^1
]
dan:
[
Cu=[Ar],3d^{10},4s^1
]
Karena itu, jangan hanya mengandalkan metode diagonal tanpa memahami contoh pengecualian yang umum dipelajari.
Strategi Belajar Konfigurasi Elektron agar Tidak Mudah Lupa
Jangan mulai dengan menghafalkan konfigurasi puluhan unsur.
Mulailah dari pola pengisian:
[
1s,\ 2s,\ 2p,\ 3s,\ 3p,\ 4s,\ 3d,\ 4p
]
Kemudian latihan dengan nomor atom bertahap.
Misalnya:
[
Z=8
]
[
Z=11
]
[
Z=17
]
[
Z=20
]
Setelah terbiasa, lanjutkan ke unsur transisi seperti Fe, Cr, dan Cu.
Gunakan pemeriksaan sederhana:
Jumlah superskrip = jumlah elektron.
Misalnya:
[
1s^2,2s^2,2p^6,3s^2,3p^5
]
Jumlahnya:
[
2+2+6+2+5=17
]
Jika unsur yang ditanyakan mempunyai 17 elektron, jumlah tersebut cocok.
Untuk ion, lakukan perhitungan jumlah elektron sebelum menulis konfigurasi. Cara ini jauh lebih aman daripada mengubah konfigurasi sambil menebak elektron mana yang hilang atau bertambah.
Hubungan Konfigurasi Elektron dengan Pembentukan Ion
Konfigurasi elektron membantu menjelaskan mengapa suatu unsur cenderung membentuk ion tertentu.
Natrium memiliki konfigurasi:
[
2,8,1
]
Dengan melepaskan satu elektron:
[
Na\rightarrow Na^+ + e^-
]
konfigurasinya menjadi:
[
2,8
]
Klorin mempunyai konfigurasi:
[
2,8,7
]
Dengan menerima satu elektron:
[
Cl+e^-\rightarrow Cl^-
]
konfigurasinya menjadi:
[
2,8,8
]
Konsep ini kemudian berhubungan dengan pembentukan senyawa ion seperti NaCl.
Namun, aturan mencapai delapan elektron pada kulit valensi merupakan model yang sangat berguna untuk banyak unsur golongan utama dan tidak sebaiknya dianggap sebagai penjelasan tunggal untuk seluruh unsur dalam tabel periodik.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa yang dimaksud konfigurasi elektron?
Konfigurasi elektron adalah susunan elektron dalam kulit, subkulit, atau orbital atom. Konfigurasi ini membantu menjelaskan elektron valensi, pembentukan ion, serta posisi unsur dalam tabel periodik.
Bagaimana cara menentukan konfigurasi elektron dari nomor atom?
Untuk atom netral, jumlah elektron sama dengan nomor atom. Elektron kemudian ditempatkan mengikuti kapasitas kulit atau urutan pengisian subkulit sesuai bentuk konfigurasi yang diminta.
Apa perbedaan konfigurasi 2,8,7 dan 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁵?
Keduanya menggambarkan jumlah elektron yang sama, yaitu 17. Bentuk 2,8,7 menunjukkan distribusi berdasarkan kulit, sedangkan bentuk kedua memberikan informasi lebih rinci mengenai subkulit yang ditempati elektron.
Mengapa 4s diisi sebelum 3d?
Dalam pola energi yang digunakan untuk membangun konfigurasi atom netral, orbital 4s berada pada urutan pengisian sebelum 3d. Namun pada pembentukan kation unsur transisi, elektron 4s yang telah terisi umumnya dilepaskan lebih dahulu.
Apakah semua unsur mengikuti aturan Aufbau tanpa pengecualian?
Tidak. Beberapa unsur memiliki konfigurasi keadaan dasar yang berbeda dari prediksi sederhana Aufbau. Contoh yang sering dipelajari adalah kromium dengan ([Ar]3d^54s^1) dan tembaga dengan ([Ar]3d^{10}4s^1).
Penutup
Berlatih menggunakan contoh soal konfigurasi elektron lengkap dengan jawaban dan pembahasan akan lebih efektif jika kamu memahami hubungan antara nomor atom, jumlah elektron, kulit, subkulit, dan muatan ion. Mulailah dari konfigurasi sederhana seperti 2,8,1, kemudian lanjutkan ke penulisan 1s² 2s² 2p⁶ dan konfigurasi unsur transisi.
Saat mengerjakan soal, tentukan terlebih dahulu jumlah elektron yang sebenarnya, terutama jika partikel berupa ion. Setelah konfigurasi selesai, jumlahkan seluruh elektronnya untuk memeriksa jawaban. Jangan lupa bahwa beberapa unsur seperti kromium dan tembaga mempunyai konfigurasi keadaan dasar yang menjadi pengecualian penting. Dengan latihan bertahap, pola konfigurasi akan lebih mudah dipahami daripada sekadar dihafalkan.