Format Penulisan Skripsi: Margin, Font, Spasi, dan Kutipan

Format Penulisan Skripsi: Margin, Font, Spasi, dan Kutipan
Foto: Ilustrasi Format Penulisan Skripsi: Margin, Font, Spasi, dan Kutipan.

Format penulisan skripsi yang umum dipakai adalah kertas A4, font Times New Roman ukuran 12pt, spasi 1,5, dengan margin mengikuti pola "4-3-3-3" (kiri 4 cm, atas-bawah-kanan 3 cm). Tapi angka ini bukan patokan mutlak — setiap kampus, bahkan setiap fakultas, bisa punya ketentuan sedikit berbeda.

Menariknya, hal-hal teknis semacam ini justru sering jadi alasan revisi meski isi penelitian sudah matang. Bayangkan Anda sudah begadang menyusun analisis data yang solid, tapi ditolak administrasi cuma karena margin kirinya kurang 0,5 cm. Rasanya kesal, padahal sebenarnya bisa dihindari sejak awal.

Karena itu, artikel ini akan membahas format penulisan skripsi secara menyeluruh — mulai dari margin, font, spasi, penomoran halaman, sampai cara menulis kutipan dan daftar pustaka yang benar. Kalau Anda baru mau mulai menyusun skripsi dari nol, ada baiknya baca dulu panduan cara membuat skripsi supaya prosesnya lebih terarah sebelum masuk ke detail teknis di sini.

Kenapa Format Penulisan Skripsi Tidak Boleh Sembarangan

Format penulisan skripsi ibarat seragam sekolah — bukan soal isi kepala Anda, tapi soal kerapian yang jadi kesan pertama. Dosen pembimbing dan tim administrasi biasanya mengecek format ini duluan sebelum menilai substansi penelitian, karena format yang konsisten menunjukkan Anda serius dan teliti.

Makanya, jangan anggap remeh urusan margin atau spasi. Kesalahan kecil di sini bisa membuat skripsi Anda dikembalikan berkali-kali hanya untuk urusan tampilan, padahal energi Anda sebenarnya bisa difokuskan ke isi penelitian.

Ukuran Kertas, Margin, dan Cara Mengaturnya di Word

Sebelum mengetik kata pertama di Bab 1, pastikan Anda sudah menentukan ukuran kertas dan margin. Kenapa harus di awal? Karena kalau diatur belakangan, seluruh tata letak dokumen bisa berantakan dan Anda harus merapikannya ulang dari nol.

Ukuran Kertas dan Pola Margin Skripsi

Ukuran kertas skripsi yang berlaku hampir universal adalah A4. Untuk margin skripsi, polanya biasa disingkat dengan empat angka berurutan — kiri, atas, kanan, bawah dalam satuan cm.

Alasan margin kiri dibuat lebih lebar bukan tanpa sebab: ruang ekstra itu disediakan untuk penjilidan, supaya teks tidak terpotong atau tersembunyi saat skripsi dijilid. Berikut beberapa pola yang umum dipakai:

Pola Margin Kiri Atas Kanan Bawah Contoh Kampus
4-3-3-3 4 cm 3 cm 3 cm 3 cm Banyak kampus swasta dan negeri
4-4-3-3 4 cm 4 cm 3 cm 3 cm UNJ, UMM, UMY, sebagian fakultas UGM
4-3-4-3 4 cm 3 cm 4 cm 3 cm Sebagian program studi teknik

[DATA TERBARU — perlu dicek: pola margin ini bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti revisi buku pedoman kampus, jadi selalu bandingkan dengan pedoman resmi program studi Anda tahun berjalan.]

Cara Setting Margin dan Ukuran Kertas di Microsoft Word

Supaya tidak bolak-balik mengatur ulang, ikuti langkah ini di awal sebelum mulai menulis:

  1. Buka tab Layout di Microsoft Word, lalu pilih Size dan klik A4
  2. Masih di tab yang sama, klik Margins, lalu pilih Custom Margins di bagian paling bawah
  3. Masukkan angka margin sesuai pedoman kampus Anda (misalnya kiri 4, atas 3, kanan 3, bawah 3) dalam satuan cm
  4. Klik OK, lalu cek dengan mengetik beberapa baris untuk memastikan teks tidak terpotong

Kalau Anda sudah punya template dari kampus atau ingin memulai dari format yang sudah jadi, memakai template skripsi yang sesuai bisa menghemat waktu setting manual seperti ini.

Font dan Spasi yang Umum Dipakai dalam Skripsi

Setelah margin dan ukuran kertas beres, giliran mengatur jenis huruf dan jarak antarbaris. Font skripsi yang paling umum dipakai adalah Times New Roman ukuran 12pt untuk isi teks, sementara spasi skripsi standar adalah 1,5 untuk paragraf utama.

Tapi jangan asumsikan seluruh dokumen memakai spasi yang sama. Ada beberapa pengecualian yang sering terlewat:

  • Judul Bab ke sub-judul pertama: beri jarak sekitar 2 spasi kosong (setara 2× Enter)
  • Sub-judul ke paragraf pertama di bawahnya: cukup 1,5 spasi seperti isi teks lainnya
  • Kutipan langsung yang panjang (lebih dari 40 kata): biasanya ditulis dengan spasi 1 dan sedikit menjorok ke dalam
  • Abstrak: umumnya memakai spasi 1, berbeda dari isi bab yang memakai 1,5

Satu tips praktis: manfaatkan fitur Heading Styles di Word (Heading 1 untuk judul bab, Heading 2 untuk sub-bab, dan seterusnya) sejak awal. Dengan begitu, font dan spasi otomatis konsisten dari halaman pertama sampai terakhir, dan Anda tidak perlu mengatur ulang satu per satu kalau ada revisi struktur.

Sistem Penomoran Halaman: Kenapa Ada Dua Jenis?

Penomoran halaman skripsi adalah salah satu bagian yang paling sering salah, karena dalam satu dokumen ada dua sistem angka yang harus digabungkan.

Bagian awal skripsi (halaman judul, kata pengantar, daftar isi, abstrak) memakai angka romawi kecil — i, ii, iii, dan seterusnya. Begitu masuk ke Bab I Pendahuluan, penomoran berganti ke angka Arab biasa — 1, 2, 3, dan seterusnya, dimulai ulang dari angka 1.

Kenapa dibuat begitu? Karena secara konvensi ilmiah, bagian awal dianggap sebagai "pengantar" dokumen, bukan bagian substansi penelitian, sehingga penomorannya dipisahkan secara visual. Cara mempraktikkannya di Word adalah dengan memakai fitur Section Break (bukan sekadar Page Break) di antara bagian awal dan Bab I, supaya Anda bisa mengatur format nomor halaman berbeda untuk tiap bagian tanpa memengaruhi bagian lainnya.

Format Kutipan dan Catatan Kaki dalam Skripsi

Format kutipan skripsi menentukan bagaimana Anda mengakui sumber ide atau data yang dipakai. Ada dua jenis kutipan yang perlu dibedakan: kutipan langsung, yang mengambil kalimat persis dari sumber, dan kutipan tidak langsung, yang menyampaikan ide sumber dengan kalimat Anda sendiri.

Gaya yang paling sering dipakai di bidang sosial-humaniora adalah in-text citation model APA, misalnya "(Handoko et al., 2020)" langsung di dalam kalimat. Sebagian bidang lain, terutama hukum atau ilmu-ilmu tertentu yang berbasis tradisi keilmuan Eropa, masih memakai catatan kaki (footnote) di bagian bawah halaman. Untuk detail lengkap format APA terbaru, Anda bisa merujuk pada Publication Manual resmi dari American Psychological Association sebagai sumber primernya.

Apa pun gayanya, prinsip dasarnya sama: setiap klaim, data, atau ide yang bukan murni pemikiran Anda wajib dicantumkan sumbernya. Selain soal etika akademik, ini juga melindungi Anda dari tuduhan plagiarisme yang bisa berakibat fatal saat sidang.

Format Tabel dan Gambar yang Benar

Format tabel dan gambar skripsi juga punya aturan tersendiri yang sering luput diperhatikan. Judul tabel diletakkan di atas tabelnya, sementara judul gambar diletakkan di bawah gambarnya — aturan ini kebalikan satu sama lain, jadi mudah tertukar kalau tidak dihafal.

Penomoran tabel dan gambar biasanya mengikuti nomor bab, misalnya "Tabel 3.1" berarti tabel pertama di Bab III. Jangan lupa mencantumkan sumber data di bawah tabel atau gambar jika diambil dari penelitian lain, dan pastikan setiap tabel/gambar yang dimasukkan benar-benar dirujuk dalam teks — jangan menempelkan tabel tanpa penjelasan sama sekali di paragraf sekitarnya.

Format Daftar Pustaka: APA vs Gaya Lain

Format daftar pustaka skripsi yang paling umum di Indonesia untuk bidang sosial-humaniora dan pendidikan adalah APA Style edisi ke-7, yang disusun berurutan abjad tanpa nomor. Berbeda dengan itu, bidang teknik dan eksakta lebih sering memakai IEEE style, yang justru diberi nomor berurutan sesuai kemunculan kutipan dalam teks, bukan abjad.

Perbedaan mendasarnya ada di dua hal: cara pengurutan (abjad vs nomor kemunculan) dan cara penulisan sumber di dalam teks (nama-tahun vs angka dalam kurung siku). Karena format ini sangat menentukan kredibilitas akademik tulisan Anda, jangan menebak-nebak sendiri — konfirmasi ke dosen pembimbing atau buku pedoman program studi gaya sitasi mana yang wajib dipakai di jurusan Anda.

Disclaimer: gaya sitasi, ketentuan margin, dan detail format teknis lain bisa berbeda-beda tergantung kebijakan masing-masing kampus atau bahkan program studi. Selalu jadikan buku pedoman resmi terbaru dari institusi Anda sebagai acuan utama, bukan artikel ini atau contoh skripsi kakak tingkat.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Margin skripsi itu berapa cm?

Pola yang paling umum adalah 4 cm untuk margin kiri dan 3 cm untuk margin atas, kanan, bawah. Namun beberapa kampus memakai pola 4-4-3-3, jadi tetap cek pedoman resmi program studi Anda.

Font skripsi pakai apa?

Times New Roman ukuran 12pt adalah standar yang paling banyak dipakai untuk isi teks skripsi di hampir semua kampus di Indonesia.

Spasi skripsi berapa?

Spasi 1,5 dipakai untuk paragraf utama, tapi ada pengecualian seperti abstrak dan kutipan langsung panjang yang biasanya memakai spasi 1.

Ukuran kertas skripsi apa?

Ukuran kertas yang berlaku hampir universal untuk skripsi di Indonesia adalah A4.

Kenapa penomoran halaman skripsi ada dua jenis?

Karena bagian awal skripsi (sebelum Bab I) dianggap sebagai pengantar dokumen, sehingga diberi angka romawi kecil, sementara bagian isi mulai Bab I memakai angka Arab biasa dimulai dari angka 1.

Kesimpulan

Format penulisan skripsi mencakup banyak elemen teknis — ukuran kertas, margin, font, spasi, penomoran halaman, kutipan, tabel-gambar, sampai daftar pustaka — yang semuanya berperan menunjukkan kerapian dan keseriusan akademik Anda. Meski standar umum seperti A4, Times New Roman 12pt, dan margin 4-3-3-3 banyak dipakai, aturan detailnya tetap bisa berbeda antar kampus, jadi selalu pastikan Anda mengecek buku pedoman resmi program studi sebelum mulai mengetik bab pertama.

Artikel terkait