Skuad PSIS Semarang 2026/2027 mengalami perubahan besar untuk menghadapi musim baru. Mahesa Jenar mendatangkan banyak pemain berpengalaman seperti Syahrian Abimanyu, Andy Setyo, Abduh Lestaluhu, Ricki Ariansyah, Hari Nur Yulianto, Komang Tri, Agus Nova, hingga tiga legiun asing: Deri Corfe, Rafael de Sa Rodrigues atau Raffinha, dan Jonathan Ezequiel Bustos.
Berbeda dengan beberapa musim sebelumnya, PSIS tidak bermain di Super League pada 2026/2027. Laskar Mahesa Jenar masih bersaing di Championship setelah mengakhiri musim 2025/2026 di posisi kedelapan Grup B. Target yang dibawa Widodo Cahyono Putro jelas, yakni membangun tim yang mampu bersaing memperebutkan tiket promosi ke kasta tertinggi.
Hingga 7 Agustus 2026, susunan pemain terus mengarah pada kombinasi antara wajah baru, pemain lama yang dipertahankan, dan beberapa figur berpengalaman. Nomor punggung final belum diumumkan secara lengkap sehingga hanya nomor yang sudah dipastikan untuk musim baru yang dicantumkan.
PSIS Semarang Rombak Tim untuk Musim 2026/2027
Perubahan PSIS dimulai dari posisi pelatih. Widodo Cahyono Putro dipercaya menggantikan Kas Hartadi setelah sebelumnya berhasil membawa Garudayaksa FC menjadi juara Championship 2025/2026 sekaligus mendapatkan tiket promosi ke Super League.
Kedatangan Widodo kemudian diikuti aktivitas transfer yang cukup agresif. Enam nama awal yang direkrut adalah Jack Brown, Komang Tri Arta Wiguna, Agus Nova, Ray Redondo, Syahrian Abimanyu, dan Hari Nur Yulianto.
PSIS tidak berhenti di sana. Andy Setyo kemudian masuk untuk memperkuat bek tengah. Abduh Lestaluhu dan Ahmad Nuri Fasya menyusul untuk meningkatkan persaingan di sisi pertahanan, sementara Ricki Ariansyah menambah pilihan sebagai gelandang bertahan.
Perekrutan terus berkembang sepanjang Juli. Mahesa Jenar juga memasukkan Akbar Arjunsyah, Amirul Amin Fisabillah, Muammar Khadafi, Fitra Ridwan, Lorensius Amanat Sabda, Ahmad Nufiandani, Bayu Fiqri, dan beberapa pemain lain ke dalam kerangka musim baru.
Perombakan ini menunjukkan arah berbeda dibandingkan musim sebelumnya. PSIS tidak sekadar mencari tambahan pemain, tetapi berusaha membangun keseimbangan antara pengalaman, karakter pekerja, dan pemain yang sudah mengenal gaya melatih Widodo.
Baca Juga: Skuad Bali United 2026/2027 Terbaru: Daftar Pemain Baru, 11 Pemain Asing, dan Pelatih
Daftar Skuad PSIS Semarang 2026/2027
Berikut daftar pemain PSIS Semarang yang sudah diumumkan atau terkonfirmasi berada dalam kerangka tim hingga 7 Agustus 2026.
| No. | Nama Pemain | Posisi | Status | Nomor Punggung 2026/2027 |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Rizky Darmawan | Penjaga gawang | Bertahan | Belum diumumkan |
| 2 | Ray Redondo | Penjaga gawang | Pemain baru | Belum diumumkan |
| 3 | Komang Tri Arta Wiguna | Bek tengah | Pemain baru | Belum diumumkan |
| 4 | Agus Nova Wiantara | Bek tengah | Pemain baru | Belum diumumkan |
| 5 | Andy Setyo Nugroho | Bek tengah | Pemain baru | Belum diumumkan |
| 6 | Akbar Arjunsyah | Bek tengah | Pemain baru | Belum diumumkan |
| 7 | Abduh Lestaluhu | Bek kiri | Pemain baru | Belum diumumkan |
| 8 | Ahmad Nuri Fasya | Bek kanan | Pemain baru | Belum diumumkan |
| 9 | Amirul Amin Fisabillah | Bek kanan | Pemain baru | Belum diumumkan |
| 10 | Bayu Fiqri | Bek kanan | Pemain baru | Belum diumumkan |
| 11 | Habil Akbar | Bek kanan | Bertahan | Belum diumumkan |
| 12 | Ricki Ariansyah | Gelandang bertahan | Pemain baru | Belum diumumkan |
| 13 | Muammar Khadafi | Gelandang bertahan | Pemain baru | Belum diumumkan |
| 14 | Syahrian Abimanyu | Gelandang tengah | Pemain baru | Belum diumumkan |
| 15 | Fitra Ridwan | Gelandang tengah | Pemain baru | Belum diumumkan |
| 16 | Jack Brown | Gelandang serang | Pemain baru | Belum diumumkan |
| 17 | Jonathan Ezequiel Bustos | Gelandang serang | Pemain baru | Belum diumumkan |
| 18 | Krisna Sulistia Budianto | Penyerang sayap | Bertahan | Belum diumumkan |
| 19 | Taufan Hidayat | Penyerang sayap | Bertahan | Belum diumumkan |
| 20 | Lorensius Amanat Sabda | Penyerang sayap | Pemain baru | Belum diumumkan |
| 21 | Ahmad Nufiandani | Penyerang sayap | Pemain baru | Belum diumumkan |
| 22 | Miftahul Hamdi | Penyerang sayap | Pemain baru | Belum diumumkan |
| 23 | Deri Corfe | Penyerang/sayap | Pemain baru | Belum diumumkan |
| 24 | Rafael de Sa Rodrigues “Raffinha” | Penyerang | Bertahan | Belum diumumkan |
| 25 | Hari Nur Yulianto | Penyerang | Pemain baru | 22 |
Daftar tersebut menggambarkan kerangka utama yang telah terbentuk, tetapi belum harus dianggap sebagai daftar pendaftaran final kompetisi. Aktivitas transfer dan penyesuaian komposisi masih dapat berlangsung sebelum musim resmi dimulai.
Hari Nur Yulianto menjadi pemain yang nomor punggungnya telah dipastikan. Striker senior tersebut kembali menggunakan nomor 22, nomor yang sudah identik dengannya selama perjalanan panjang bersama PSIS.
Untuk pemain lainnya, pembagian nomor musim lalu tidak digunakan sebagai patokan karena dapat berubah setelah seluruh rekrutan masuk.
Widodo Cahyono Putro Pimpin Mahesa Jenar
Penunjukan Widodo Cahyono Putro menjadi salah satu perubahan paling penting di PSIS. Ia datang setelah menjalani musim sukses bersama Garudayaksa FC.
Widodo juga bukan pelatih yang minim pengalaman. Sebelum menangani Garudayaksa, ia pernah bekerja bersama sejumlah klub Indonesia seperti Sriwijaya FC, Bali United, Persita Tangerang, Bhayangkara FC, hingga Arema FC.
Di PSIS, Widodo dibantu Agam Haris Pambudi dan Hamka Hamzah sebagai asisten. Gaselly Jun Panam bertugas sebagai pelatih fisik, sedangkan I Komang Putra tetap menangani para penjaga gawang.
Pilihan pemain baru juga memperlihatkan pengaruh Widodo. Komang Tri, Agus Nova, dan Ray Redondo sebelumnya berada dalam lingkungan Garudayaksa. Ricki Ariansyah juga pernah bekerja dengannya ketika memperkuat Persita.
Keuntungan tersebut dapat memperpendek masa adaptasi. Beberapa pemain sudah mengetahui standar latihan dan ide permainan yang diinginkan pelatih sehingga Widodo tidak harus membangun seluruh struktur dari titik awal.
Persaingan Penjaga Gawang PSIS
Rizky Darmawan menjadi salah satu pemain yang lebih dahulu dipastikan bertahan. Perpanjangan kontraknya membuat kiper berusia 32 tahun tersebut menjalani musim keempat bersama Mahesa Jenar.
Persaingannya meningkat setelah kedatangan Ray Redondo. Kiper yang sebelumnya menjadi bagian dari Garudayaksa tersebut kembali ke Semarang setelah pernah memperkuat PSIS.
Kehadiran dua penjaga gawang berpengalaman memberi Widodo pilihan berbeda. Rizky unggul dalam pemahaman terhadap lingkungan klub, sementara Ray datang dengan kepercayaan diri setelah menjadi bagian dari tim yang meraih gelar Championship.
Kiper yang menjadi pilihan pertama nantinya bukan hanya dituntut melakukan penyelamatan. Kemampuan mengatur garis pertahanan dan memulai serangan dari bawah dapat menjadi bagian penting dari permainan PSIS.
Baca Juga: Skuad Persebaya Surabaya 2026/2027 Terbaru: Daftar 35 Pemain, Posisi, Nomor Punggung, dan Pelatih
Lini Belakang PSIS Berubah Drastis
Pertahanan menjadi salah satu sektor yang paling banyak mendapatkan tambahan pemain. Komang Tri, Agus Nova, Andy Setyo, Akbar Arjunsyah, Abduh Lestaluhu, Nuri Fasya, Amirul Fisabillah, dan Bayu Fiqri memberikan banyak alternatif.
Andy Setyo membawa pengalaman dari level tertinggi. Bek asal Pati tersebut juga memiliki pengalaman membela Timnas Indonesia pada beberapa kelompok usia hingga level senior.
Komang Tri dan Agus Nova membawa pemahaman terhadap sistem Widodo setelah sebelumnya bekerja bersamanya di Garudayaksa. Faktor tersebut dapat membantu PSIS ketika harus menentukan pasangan bek tengah sejak pramusim.
Abduh Lestaluhu memberikan pengalaman di sisi kiri. Ia dikenal sebagai bek yang aktif membantu serangan, tetapi tetap memiliki pengalaman panjang menghadapi pemain sayap cepat di sepak bola Indonesia.
Nuri Fasya menawarkan fleksibilitas lebih besar. Posisi utamanya berada di kanan, tetapi ia juga dapat dimainkan sebagai bek tengah maupun bek kiri.
Jumlah pilihan yang banyak membuat PSIS mempunyai kesempatan melakukan rotasi. Tantangannya justru berada pada pembentukan komunikasi karena sebagian besar pemain belakang baru bergabung pada musim ini.
Abimanyu dan Bustos Jadi Sumber Kreativitas
Lini tengah PSIS memiliki karakter cukup beragam. Ricki Ariansyah dan Muammar Khadafi dapat beroperasi lebih dalam, sementara Syahrian Abimanyu, Fitra Ridwan, Jack Brown, serta Jonathan Bustos memberi pilihan dalam membangun serangan.
Ricki merupakan gelandang bertahan yang juga dapat ditempatkan sebagai bek tengah. Fleksibilitas tersebut dapat membantu Widodo ketika membutuhkan tambahan pemain untuk menjaga area tengah.
Abimanyu menawarkan kemampuan distribusi bola. Pengalamannya di berbagai klub kasta tertinggi membuatnya berpeluang mengambil tanggung jawab dalam mengontrol tempo dan memindahkan arah serangan.
Jack Brown dapat bergerak lebih dekat dengan lini depan. Ia beroperasi sebagai gelandang serang dan dapat menjadi pilihan ketika PSIS membutuhkan pemain yang berani membawa bola ke area pertahanan lawan.
Bustos menjadi pemain yang paling berpengalaman sebagai kreator asing. Gelandang asal Argentina tersebut sebelumnya pernah memperkuat Borneo FC, PSS Sleman, Malut United, hingga Persela.
Kedatangannya sekaligus melengkapi komposisi tiga pemain asing PSIS bersama Deri Corfe dan Raffinha.
Dengan karakter tersebut, Widodo dapat membangun lini tengah yang tidak bergantung pada satu pengatur serangan. Abimanyu dapat mengendalikan permainan dari area lebih dalam, sementara Bustos maupun Jack mencari ruang di belakang gelandang lawan.
Baca Juga: Daftar Pemain Arema FC Super League 2026/2027 Terbaru, Nomor Punggung dan Pelatih
Tiga Pemain Asing PSIS Semarang 2026/2027
PSIS telah melengkapi komposisi pemain asing dengan tiga nama, yakni Deri Corfe, Raffinha, dan Jonathan Bustos.
Deri Corfe
Deri Corfe menjadi pemain asing pertama yang diumumkan PSIS. Penyerang asal Inggris tersebut dapat dimainkan sebagai striker maupun di kedua sisi sayap.
Musim sebelumnya, Deri tampil sebanyak 30 kali bersama PSIM Yogyakarta di Super League, mencetak tiga gol dan satu assist dari total 1.933 menit bermain.
Fleksibilitasnya akan membantu Widodo melakukan perubahan posisi di lini depan tanpa selalu mengganti pemain.
Raffinha
Rafael de Sa Rodrigues atau Raffinha bukan wajah baru. PSIS mempertahankannya setelah ia datang pada putaran ketiga musim sebelumnya.
Raffinha mencatat empat gol dari 10 penampilan. Adaptasinya yang sudah terbentuk menjadi salah satu alasan manajemen melanjutkan kerja sama untuk musim 2026/2027.
Jonathan Bustos
Jonathan Bustos menjadi pemain asing terakhir yang bergabung. Kehadirannya membuat kuota legiun asing PSIS dinyatakan lengkap.
Bustos memiliki karakter berbeda dibandingkan Deri dan Raffinha. Ia lebih berperan sebagai gelandang serang dengan kemampuan menciptakan peluang dan menghubungkan lini tengah dengan barisan depan.
Kombinasi tiga pemain tersebut cukup seimbang karena dua di antaranya memberikan opsi di lini depan, sedangkan Bustos menjadi kreator.
Hari Nur Yulianto Kembali dengan Nomor 22
Kepulangan Hari Nur Yulianto menjadi salah satu transfer yang memiliki nilai teknis sekaligus emosional. HNY pernah menjadi figur penting PSIS selama lebih dari satu dekade sebelum melanjutkan karier bersama klub lain.
Kini ia kembali ketika Mahesa Jenar sedang berusaha bangkit dari musim yang sulit.
Hari Nur dipastikan kembali mengenakan nomor punggung 22. Nomor tersebut telah lama menjadi identitasnya selama berseragam PSIS.
Pada usia yang tidak lagi muda, Hari Nur tidak harus menjadi pemain dengan menit terbanyak untuk memiliki pengaruh. Pengalamannya dapat membantu pemain muda memahami tekanan bermain untuk klub dengan basis suporter besar.
Ia juga menawarkan fleksibilitas sebagai penyerang. Hari Nur dapat dimainkan lebih dekat dengan striker utama maupun bergerak dari sisi lapangan.
Baca Juga: Skuad Bali United 2026/2027 Terbaru: Daftar Pemain Baru, 11 Pemain Asing, dan Pelatih
Lini Depan Memiliki Banyak Karakter
Selain Hari Nur, PSIS memiliki Deri Corfe, Raffinha, Ahmad Nufiandani, Lorensius Sabda, Miftahul Hamdi, Krisna Sulistia, dan Taufan Hidayat.
Miftahul Hamdi menjadi tambahan terbaru yang menarik karena mampu dimainkan pada kedua sisi sayap. Pengalaman panjangnya di kompetisi nasional diharapkan meningkatkan variasi serangan Mahesa Jenar.
Krisna menjadi salah satu pemain muda yang dipertahankan setelah musim sebelumnya. Ia dapat memperoleh manfaat dari keberadaan penyerang berpengalaman seperti Hari Nur dan Raffinha.
Ahmad Nufiandani juga membawa kecepatan serta pengalaman dari level tertinggi. Sementara Deri dapat dimainkan di tengah ataupun melebar.
Banyaknya pilihan memungkinkan Widodo menggunakan skema 4-3-3 atau 4-2-3-1. Ia juga dapat memainkan dua penyerang ketika tim membutuhkan gol.
Tantangannya adalah menemukan kombinasi paling produktif. Banyak pemain dengan karakter menyerang harus disertai pembagian peran yang jelas agar pergerakan mereka tidak menumpuk di area yang sama.
Nomor Punggung Final PSIS Masih Menunggu
Daftar nomor punggung lengkap PSIS Semarang 2026/2027 belum diumumkan secara menyeluruh hingga 7 Agustus 2026.
Karena itu, nomor dari musim 2025/2026 tidak dapat langsung dianggap sebagai nomor untuk musim baru. Perombakan besar membuat pemain lama dapat berganti nomor, sementara rekrutan baru masih mempunyai kesempatan memilih nomor yang tersedia.
Hari Nur menjadi pengecualian karena kepulangannya sekaligus diumumkan dengan nomor 22.
Nomor lain sebaiknya menunggu daftar resmi klub atau pendaftaran kompetisi. Cara ini lebih aman dibandingkan mengambil nomor dari klub sebelumnya atau data musim lalu yang mungkin sudah berubah.
Ketika PSIS merilis skuad final, tabel pemain dapat diperbarui dengan nomor masing-masing tanpa mengubah struktur utama artikel.
Analisis Kekuatan PSIS Semarang 2026/2027
Kekuatan terbesar PSIS berada pada pengalaman pemain. Abduh Lestaluhu, Andy Setyo, Syahrian Abimanyu, Fitra Ridwan, Ricki Ariansyah, Hari Nur, Ahmad Nufiandani, Deri Corfe, Raffinha, dan Bustos sudah terbiasa bermain pada level kompetitif sepak bola Indonesia.
Lini tengah juga terlihat lebih seimbang. PSIS mempunyai pemain pemutus serangan, pengatur tempo, dan gelandang serang dalam satu skuad.
Sektor belakang menawarkan kedalaman. Widodo mempunyai beberapa bek tengah sekaligus pilihan bek sayap yang dapat membantu serangan.
Namun, perubahan dalam jumlah besar menghadirkan tantangan. Chemistry tidak terbentuk hanya karena pemain memiliki pengalaman. Mereka tetap membutuhkan waktu untuk memahami kapan harus menekan, posisi ketika kehilangan bola, serta pola pembangunan serangan.
Lini depan juga harus menunjukkan produktivitas lebih baik. PSIS hanya dapat bersaing dalam perburuan promosi apabila mampu mengubah penguasaan bola dan peluang menjadi kemenangan secara konsisten.
Tekanan target promosi juga berbeda dengan sekadar bertahan di kompetisi. Mahesa Jenar harus mengumpulkan poin sejak awal dan mengurangi periode inkonsistensi seperti yang terjadi pada musim sebelumnya.
Target Utama PSIS: Kembali ke Super League
PSIS mengakhiri Championship 2025/2026 di urutan kedelapan Grup B. Posisi tersebut jauh dari persaingan promosi dan menjadi salah satu alasan manajemen melakukan perubahan besar.
Musim 2026/2027 membawa target berbeda. Perekrutan pemain berpengalaman menunjukkan bahwa klub tidak ingin sekadar menjalani kompetisi kasta kedua.
Widodo memiliki tugas mengubah banyak nama baru menjadi satu kesatuan secepat mungkin. Fondasi pertama adalah membangun pertahanan stabil, lalu mencari kombinasi gelandang serta penyerang paling efektif.
Keberhasilan tidak hanya akan ditentukan pertandingan melawan rival kuat. Konsistensi menghadapi tim yang bermain lebih defensif juga akan berpengaruh besar terhadap posisi PSIS sepanjang musim.
Dengan materi pemain yang lebih dalam, Mahesa Jenar memiliki alasan untuk memasang target tinggi. Namun, kekuatan skuad tetap harus dibuktikan melalui hasil di lapangan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Siapa pelatih PSIS Semarang musim 2026/2027?
PSIS Semarang dilatih Widodo Cahyono Putro. Ia datang setelah membawa Garudayaksa FC menjuarai Championship 2025/2026 sekaligus promosi ke Super League.
Siapa saja pemain asing PSIS Semarang 2026/2027?
Tiga pemain asing PSIS adalah Deri Corfe dari Inggris, Raffinha dari Brasil, dan Jonathan Ezequiel Bustos dari Argentina. Kedatangan Bustos melengkapi komposisi legiun asing Mahesa Jenar.
Berapa nomor punggung Hari Nur Yulianto di PSIS?
Hari Nur Yulianto kembali mengenakan nomor punggung 22 pada musim 2026/2027. Nomor tersebut telah lama identik dengan perjalanan kariernya bersama PSIS Semarang.
Apakah nomor punggung seluruh pemain PSIS sudah diumumkan?
Belum. Hingga 7 Agustus 2026, pembagian nomor punggung musim 2026/2027 belum diumumkan secara lengkap sehingga nomor pemain lama dari musim sebelumnya tidak otomatis berlaku.
Apakah PSIS Semarang bermain di Super League 2026/2027?
Tidak. PSIS masih bermain di Championship 2026/2027. Target Mahesa Jenar adalah kembali bersaing di papan atas kasta kedua untuk memperoleh tiket promosi menuju Super League.
PSIS Membawa Wajah Baru untuk Mengejar Promosi
Skuad PSIS Semarang 2026/2027 menunjukkan perubahan besar dibandingkan musim sebelumnya. Widodo Cahyono Putro mendapatkan kombinasi pemain berpengalaman seperti Hari Nur Yulianto, Syahrian Abimanyu, Andy Setyo, Abduh Lestaluhu, Ricki Ariansyah, serta tiga pemain asing Deri Corfe, Raffinha, dan Jonathan Bustos.
Kedalaman lini belakang dan tengah menjadi salah satu kekuatan yang terlihat dari komposisi sementara. Persaingan di depan juga semakin terbuka dengan banyaknya pemain yang dapat mengisi lebih dari satu posisi.
Nomor punggung lengkap masih menunggu pengumuman resmi, dengan Hari Nur sudah dipastikan kembali menggunakan nomor 22. Fokus berikutnya bagi Mahesa Jenar adalah menyatukan wajah-wajah baru tersebut menjadi tim yang konsisten untuk mengejar target promosi ke Super League.