Daftar pemain Arema FC Super League 2026/2027 mulai memperlihatkan komposisi yang disiapkan untuk menghadapi persaingan musim baru. Singo Edan membawa 27 pemain ke Piala Presiden 2026 sebagai bagian dari pembentukan tim sebelum kompetisi resmi dimulai.
Komposisi tersebut terdiri atas empat penjaga gawang, 10 pemain belakang, tujuh gelandang, dan enam penyerang. Sebanyak 11 pemain asing masuk dalam kerangka tim, sedangkan Marcos Santos tetap dipercaya sebagai pelatih kepala.
Daftar di bawah menggunakan skuad resmi yang dibawa Arema ke turnamen pramusim dan nomor punggung yang digunakan dalam Daftar Susunan Pemain Piala Presiden 2026. Nomor tersebut menjadi acuan terkini per 31 Juli 2026, tetapi masih mungkin disesuaikan ketika registrasi final Super League dilakukan.
Daftar Pemain Arema FC 2026/2027 dan Nomor Punggung
Arema FC sudah menggunakan nomor punggung terbaru ketika menghadapi Persib Bandung pada pertandingan pertama Piala Presiden 2026. Beberapa pemain lama mempertahankan identitasnya, sedangkan sejumlah nama memilih nomor baru.
Berikut daftar 27 pemain yang masuk dalam kerangka utama Singo Edan selama persiapan menuju Super League 2026/2027. Pembagian posisi mengikuti keterangan resmi klub, sedangkan nomor punggung mengacu pada daftar pertandingan Piala Presiden.
| Nomor | Nama Pemain | Posisi |
|---|---|---|
| 30 | Muhammad Adi Satryo | Penjaga gawang |
| 26 | Syahrul Trisna Fadillah | Penjaga gawang |
| 31 | Gianluca Claudio Pandeynuwu | Penjaga gawang |
| 16 | Erlangga Setyo Dwi Saputra | Penjaga gawang |
| 6 | Julian Guevara Munoz | Pemain belakang |
| 66 | Hansamu Yama Pranata | Pemain belakang |
| 4 | Leo Guntara | Pemain belakang |
| 85 | Alfeandra Dewangga Santosa | Pemain belakang |
| 24 | Robi Darwis | Pemain belakang |
| 27 | Bayu Setiawan | Pemain belakang |
| 5 | Walisson Moreira Farias Maia | Pemain belakang |
| 3 | Diego Luiz Landis | Pemain belakang |
| 87 | Johan Ahmat Farizi | Pemain belakang |
| 19 | Achmad Maulana Syarif | Pemain belakang |
| 8 | Arkhan Fikri | Gelandang |
| 21 | Fikri Arjidan | Gelandang |
| 18 | Roberto Pimenta Vinagre Filho atau Betinho | Gelandang |
| 25 | Matheus Blade | Gelandang |
| 95 | Raianderson da Costa Morais atau Careca | Gelandang |
| 41 | Dendi Santoso | Gelandang |
| 10 | Gustavo Franca Amadio | Gelandang |
| 11 | Salim Akbar Tuharea | Penyerang |
| 13 | Hamzah Titovani Rivaldy | Penyerang |
| 7 | Gabriel Silva Costa | Penyerang |
| 9 | Joel Vinicius | Penyerang |
| 98 | Marcos Vinicius Silvestre Gaspar | Penyerang |
| 29 | Gustavo Henrique Rodrigues | Penyerang |
Daftar tersebut merupakan komposisi yang dibawa Marcos Santos ke Bandung. Artinya, tabel ini lebih tepat dipandang sebagai kerangka utama Arema menjelang musim baru, bukan dokumen registrasi final Super League.
Gustavo Franca menjadi salah satu pemain yang mengganti nomor punggung, dari 77 menjadi 10. Betinho Filho beralih dari nomor 28 ke 18, Fikri Arjidan menggunakan nomor 21, Gianluca Pandeynuwu memakai nomor 31, sedangkan Bayu Setiawan memilih nomor 27 setelah sebelumnya mengenakan nomor 72.
Baca Juga: Skuad Persebaya Surabaya 2026/2027 Terbaru: Daftar 35 Pemain, Posisi, Nomor Punggung, dan Pelatih
Status Skuad Arema Menjelang Super League 2026/2027
Komposisi 27 pemain ini belum tentu menjadi jumlah akhir yang didaftarkan Arema. Klub masih mempunyai waktu sebelum Super League 2026/2027 dimulai pada 4 September 2026, sehingga penambahan pemain lokal, promosi pemain akademi, atau perubahan nomor punggung masih mungkin dilakukan.
Arema sebelumnya memiliki pemain lain yang mengikuti persiapan musim, tetapi tidak seluruhnya bertahan dalam kelompok utama. Jayus Hariono dan Dwiki Mardiyanto, misalnya, mendapat kesempatan melanjutkan musim bersama Persiraja Banda Aceh agar memperoleh menit bermain lebih banyak. Klub menegaskan bahwa langkah tersebut menjadi bagian dari pengembangan karier kedua pemain.
Keputusan mengurangi kepadatan di sektor tertentu dapat membantu Marcos Santos menjaga pembagian menit bermain. Dengan tambahan League Cup yang direncanakan berjalan paralel dengan liga, Arema tetap memerlukan kedalaman, tetapi jumlah pemain juga harus memungkinkan terjadinya persaingan yang sehat.
Susunan terkini memperlihatkan keseimbangan antara pemain senior, pemain usia produktif, dan pemain muda. Johan Ahmat Farizi serta Dendi Santoso menawarkan pengalaman panjang bersama klub, sedangkan Arkhan Fikri, Achmad Maulana, Robi Darwis, dan Salim Tuharea memberi tenaga muda.
Marcos Santos Tetap Menjadi Pelatih Arema FC
Arema FC mempertahankan Marcos Santos sebagai pelatih kepala untuk musim keduanya. Andre Caldas juga tetap mendampingi sebagai asisten pelatih setelah manajemen menilai program yang dibangun pada musim 2025/2026 layak dilanjutkan.
Kontinuitas ini penting karena Marcos ikut terlibat dalam penyusunan skuad baru. Ia telah memahami karakter kompetisi Indonesia sekaligus mengenal sebagian besar pemain yang dipertahankan.
Pelatih asal Brasil tersebut kembali memimpin latihan pada 18 Juli 2026 setelah tim lebih dahulu memulai persiapan fisik. Piala Presiden kemudian digunakan untuk mempercepat adaptasi pemain baru dan mencari kombinasi yang paling cocok sebelum liga bergulir.
Tantangan Marcos bukan hanya menentukan sebelas pemain utama. Ia harus mengelola 11 pemain asing, menjaga kesempatan pemain lokal, dan menyusun rotasi untuk menghadapi kemungkinan jadwal liga serta turnamen tambahan yang berdekatan.
Persaingan Penjaga Gawang Arema FC
Arema memiliki empat penjaga gawang dengan pengalaman berbeda. Adi Satryo bertahan sebagai salah satu kandidat utama, sedangkan Syahrul Trisna datang untuk meningkatkan persaingan di bawah mistar.
Gianluca Pandeynuwu juga masuk dalam komposisi musim baru setelah sebelumnya bergabung pada putaran kedua musim 2025/2026. Erlangga Setyo menjadi pilihan lain yang dapat dikembangkan untuk kebutuhan jangka panjang.
Jumlah empat kiper memberikan perlindungan terhadap cedera dan penurunan kondisi. Namun, tim pelatih perlu segera menentukan hierarki karena posisi penjaga gawang membutuhkan kesinambungan, terutama untuk membangun komunikasi dengan duet bek tengah.
Persaingan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menghentikan tembakan. Distribusi bola, pengambilan keputusan ketika menghadapi umpan silang, serta keberanian bermain di luar kotak penalti akan memengaruhi pilihan Marcos Santos.
Lini Belakang Lebih Dalam dan Fleksibel
Sektor pertahanan menjadi lini dengan jumlah pemain terbanyak. Arema membawa 10 pemain yang dapat mengisi posisi bek tengah maupun bek sayap.
Hansamu Yama, Walisson Maia, dan Diego Landis menjadi pilihan untuk menjaga area tengah pertahanan. Julian Guevara juga ditempatkan dalam kelompok pemain belakang pada daftar resmi klub, meskipun karakter permainannya dapat membantu proses pembangunan serangan.
Kehadiran Alfeandra Dewangga memberi Marcos Santos lebih banyak pilihan. Dewangga direkrut melalui skema transfer dan dikontrak selama dua musim. Ia dapat dimainkan sebagai bek tengah, bek kiri, maupun gelandang bertahan.
Kemampuan bermain di beberapa posisi tersebut berguna ketika Arema ingin mengubah struktur tanpa melakukan pergantian pemain. Dewangga dapat bergeser menjadi gelandang bertahan ketika tim menguasai bola, kemudian kembali membentuk garis pertahanan saat kehilangan penguasaan.
Untuk posisi bek sayap, Arema mempunyai Leo Guntara, Robi Darwis, Bayu Setiawan, Achmad Maulana, dan Johan Farizi. Persaingan ini memungkinkan Marcos memilih bek yang lebih agresif menyerang atau pemain yang lebih disiplin menjaga keseimbangan.
Baca Juga: Skuad Persib Bandung di Piala Presiden 2026: Daftar Pemain, Nomor Punggung dan Posisi
Lini Tengah Menawarkan Banyak Karakter
Sektor tengah Arema memadukan pemain pengatur tempo, gelandang pekerja, dan pemain yang mampu bergerak di antara lini. Arkhan Fikri tetap menjadi salah satu pemain lokal yang berpotensi memegang peran besar.
Gustavo Franca kini mengenakan nomor 10, yang biasanya identik dengan pusat kreativitas. Ia dapat bekerja bersama Betinho Filho dan Matheus Blade untuk mengatur sirkulasi bola serta menjaga tekanan di area tengah.
Careca menjadi tambahan baru yang disiapkan untuk meningkatkan kreativitas. Arema merekrut pemain bernama lengkap Raianderson da Costa Morais tersebut sebagai gelandang serang yang dapat menciptakan peluang maupun membantu penyelesaian akhir.
Pengaruh Careca mulai terlihat ketika ia memberikan umpan yang berujung gol pertama Gustavo Henrique dalam kemenangan 2-1 atas Tampines Rovers. Hubungan antara gelandang kreatif dan penyerang tengah itu berpotensi menjadi salah satu pola serangan utama Arema.
Fikri Arjidan dan Dendi Santoso menambah opsi rotasi. Dendi menawarkan pengalaman dan pemahaman terhadap karakter klub, sedangkan Fikri dapat berkembang melalui persaingan dengan kelompok gelandang asing.
Kekuatan lini tengah ini terletak pada banyaknya pilihan. Risikonya, Marcos harus menemukan pembagian peran yang jelas agar pemain tidak menempati ruang yang sama. Arema tetap membutuhkan gelandang yang disiplin menjaga area depan bek ketika pemain lain bergerak menyerang.
Baca Juga: Prediksi Arema FC vs DPMM FC Piala Presiden 2026: Jadwal, Line Up, dan Skor
Lini Depan Arema Mengandalkan Persaingan Tiga Striker Asing
Arema memasukkan enam pemain dalam kelompok penyerang. Joel Vinicius dan Gustavo Henrique menjadi dua pilihan untuk posisi penyerang tengah, sedangkan Gabriel Silva, Marcos Vinicius, Salim Tuharea, dan Hamzah Titovani dapat mengisi sektor sayap atau area pendukung striker.
Gustavo Henrique menjadi rekrutan asing terakhir Arema pada bursa transfer musim ini. Kedatangannya melengkapi kuota 11 pemain asing yang dipersiapkan klub untuk Super League 2026/2027.
Penyerang bernomor punggung 29 itu langsung menunjukkan kontribusi dengan mencetak dua gol ketika Arema mengalahkan Tampines Rovers 2-1. Kedua gol tersebut tercipta pada menit ke-28 dan ke-34, hanya sekitar dua pekan setelah ia bergabung dengan tim.
Penampilan tersebut memberi sinyal bahwa Arema memiliki penyelesai peluang di dalam kotak penalti. Namun, konsistensi selama kompetisi panjang tetap menjadi ukuran yang lebih penting dibanding hasil dalam turnamen pramusim.
Marcos Vinicius menambahkan variasi dari sisi lapangan. Pemain asal Brasil itu dapat beroperasi sebagai winger kiri, second striker, atau gelandang sayap. Fleksibilitasnya memungkinkan Arema bermain dengan satu penyerang murni atau menggunakan dua pemain yang bergerak lebih dekat ke kotak penalti.
Salim Tuharea berpeluang mempertahankan tempat penting sebagai pemain lokal di sektor depan. Kecepatan dan keberaniannya menyerang ruang dapat digunakan ketika Arema menghadapi lawan dengan garis pertahanan tinggi.
Sebelas Pemain Asing Membuat Persaingan Semakin Ketat
Arema memastikan perekrutan pemain asing selesai setelah kedatangan Gustavo Henrique. Sebelas pemain asing dalam skuad terkini adalah Julian Guevara, Walisson Maia, Diego Landis, Betinho Filho, Matheus Blade, Careca, Gustavo Franca, Gabriel Silva, Joel Vinicius, Marcos Vinicius, dan Gustavo Henrique.
Jumlah tersebut memberikan banyak alternatif, tetapi tidak otomatis menjamin permainan berjalan lebih baik. Adaptasi terhadap cuaca, ritme kompetisi, komunikasi, dan karakter sepak bola Indonesia tetap menentukan.
Marcos Santos juga perlu menjaga keseimbangan antara kualitas individu dan kebutuhan sistem. Terlalu banyak pemain dengan kecenderungan menyerang dapat meninggalkan ruang saat transisi, sedangkan susunan yang terlalu berhati-hati berpotensi mengurangi dukungan kepada penyerang.
Piala Presiden memberi kesempatan untuk melakukan pengujian lebih awal. Arema kalah 0-1 dari Persib pada laga pertama, lalu memperbaiki efektivitas serangan ketika mengalahkan Tampines Rovers 2-1. Marcos mengakui timnya lebih baik pada babak kedua melawan Persib, tetapi saat itu penyelesaian akhir belum menghasilkan gol.
Pemain yang Berpotensi Memegang Peran Penting
Arkhan Fikri
Arkhan dapat menjadi penghubung utama antara kelompok pemain lokal dan asing. Kemampuan membawa bola serta mencari ruang membuatnya berpeluang memperoleh peran besar di lini tengah.
Gustavo Henrique
Dua gol ke gawang Tampines menjadi awal yang menjanjikan. Tugas berikutnya adalah menjaga efektivitas ketika menghadapi pertahanan yang lebih rapat dan tekanan kompetisi yang lebih panjang.
Alfeandra Dewangga
Fleksibilitas Dewangga memberi keuntungan secara taktik. Ia dapat digunakan untuk mengganti formasi dari empat bek menjadi tiga bek atau memperkuat lini tengah tanpa pergantian pemain.
Careca
Careca diproyeksikan sebagai sumber kreativitas. Kemampuannya menemukan celah dan mengirim umpan ke area berbahaya dapat membantu Arema mengurangi ketergantungan terhadap serangan dari sisi lapangan.
Walisson Maia
Walisson dibutuhkan untuk menjaga kestabilan pertahanan di tengah banyaknya perubahan pemain. Pengalamannya bersama Arema dapat membantu proses adaptasi Diego Landis dan pemain belakang lainnya.
Tantangan Utama Skuad Arema FC
Kedalaman pemain menjadi kekuatan sekaligus pekerjaan rumah. Marcos Santos harus memastikan persaingan tidak mengganggu kestabilan tim dan setiap pemain memahami tugasnya.
Arema juga perlu memperbaiki konsistensi sejak awal pertandingan. Ketika menghadapi Persib, Singo Edan mengalami kesulitan pada babak pertama sebelum tampil lebih baik setelah jeda. Perubahan tersebut menunjukkan adanya kemampuan merespons, tetapi tim tidak dapat selalu menunggu sampai babak kedua untuk menemukan ritme.
Tantangan lain berada pada transisi bertahan. Kehadiran beberapa gelandang dan winger berkarakter menyerang harus diimbangi pemain yang mampu melindungi ruang di depan bek tengah.
Di sektor depan, persaingan Joel Vinicius dan Gustavo Henrique perlu diarahkan menjadi keuntungan. Marcos dapat menggunakan keduanya secara bergantian atau mencoba formasi dua striker ketika Arema membutuhkan gol.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa jumlah pemain Arema FC untuk musim 2026/2027?
Arema membawa 27 pemain dalam persiapan melalui Piala Presiden 2026. Jumlah tersebut terdiri atas empat kiper, 10 pemain belakang, tujuh gelandang, dan enam penyerang, tetapi masih dapat berubah sebelum registrasi final liga.
Siapa pelatih Arema FC Super League 2026/2027?
Marcos Santos tetap menjadi pelatih kepala Arema FC. Ia didampingi Andre Caldas yang juga mendapat perpanjangan kepercayaan selama satu musim.
Berapa jumlah pemain asing Arema FC?
Arema memiliki 11 pemain asing dalam komposisi musim 2026/2027. Perekrutan pemain asing dinyatakan selesai setelah klub mendatangkan penyerang Gustavo Henrique.
Siapa pemain baru Arema FC musim ini?
Rekrutan baru yang sudah masuk skuad antara lain Syahrul Trisna, Erlangga Setyo, Robi Darwis, Alfeandra Dewangga, Diego Landis, Careca, Marcos Vinicius, dan Gustavo Henrique.
Apakah nomor punggung pemain Arema sudah final?
Nomor dalam daftar ini telah digunakan pada Piala Presiden 2026. Nomor tersebut dapat menjadi acuan sementara, tetapi masih mungkin berubah ketika pendaftaran pemain Super League 2026/2027 diselesaikan.
Penutup
Daftar pemain Arema FC Super League 2026/2027 memperlihatkan perubahan besar, terutama melalui kedatangan empat pemain lokal baru dan tambahan legiun asing. Marcos Santos memiliki 27 pemain dalam kerangka utama pramusim, termasuk 11 pemain asing yang tersebar dari lini belakang hingga lini depan.
Kedalaman tersebut memberi Arema banyak pilihan untuk mengubah formasi dan melakukan rotasi. Namun, kekompakan, pembagian peran, dan keseimbangan ketika kehilangan bola tetap harus dibenahi sebelum Super League dimulai pada 4 September 2026.
Piala Presiden menjadi kesempatan awal untuk menilai perkembangan Singo Edan. Daftar pemain dan nomor punggung masih perlu dipantau sampai klub atau operator kompetisi menerbitkan registrasi final musim 2026/2027.