Skuad Persela Lamongan 2026/2027 terus berkembang menjelang bergulirnya Championship. Hingga 8 Agustus 2026, Laskar Joko Tingkir telah mempertahankan sembilan pemain dari musim sebelumnya, mendatangkan enam rekrutan baru, serta mempromosikan dua pemain akademi ke tim utama.
Dendy Sulistyawan, Kushedya Hari Yudo, Ruy Arianto, Muhammad Syukron, Caique Souza, dan Juninho Cabral menjadi wajah baru dalam kerangka senior. Persela juga resmi menaikkan Fajar Az-zahir dan Muhammad Shobrian Widyansyah dari akademi pada 5 Agustus 2026.
Komposisi pemain asing sudah lengkap dengan tiga legiun Brasil, yakni Daniel Goncalves, Caique Souza, dan Juninho Cabral. Ketiganya telah bergabung dalam latihan tim. Bima Sakti tetap dipercaya sebagai pelatih kepala dan kini memanfaatkan masa persiapan untuk membangun kondisi fisik sekaligus menyeleksi tambahan pemain U-21.
Persela Pertahankan Fondasi dari Musim Sebelumnya
Persela tidak memilih membongkar seluruh tim setelah mengakhiri Championship 2025/2026 di posisi keenam Grup 2. Laskar Joko Tingkir membukukan 41 poin dari 27 pertandingan dengan catatan 11 kemenangan, delapan hasil imbang, dan delapan kekalahan.
Sembilan pemain kemudian dipertahankan sebagai fondasi menuju musim baru. Mereka adalah Rafli Mahreza, Indra Rianto, Rafiud Drajat, Muhammad Affani Ubaidillah, Daniel Goncalves, Hambali Tolib, Haikal Rihka Riza, Hendro Siswanto, dan Risqki Putra Utomo.
Keputusan mempertahankan pemain lama memberi Bima Sakti keuntungan dari sisi kontinuitas. Pemain-pemain tersebut sudah memahami lingkungan Stadion Surajaya dan sebagian telah bekerja langsung dengan Bima sejak paruh kedua musim lalu.
Hendro dan Hambali menjadi fondasi di lini tengah, Daniel menjaga pengalaman di jantung pertahanan, sedangkan Rafli memberikan kesinambungan di bawah mistar.
Di depan, Risqki atau Boski menjadi salah satu pemain yang menarik. Ia pernah mencetak empat gol ketika Persela menang 7-1 atas Persipal pada April 2026.
Baca Juga: Daftar Pemain Persija Jakarta Super League 2026/2027 Terbaru, Nomor Punggung, dan Pelatih
Daftar Pemain Persela Lamongan 2026/2027
Daftar berikut memuat pemain yang sudah dipastikan bertahan, direkrut, atau dipromosikan ke tim utama hingga 8 Agustus 2026.
| No. | Nama Pemain | Posisi | Negara | Status |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Rafli Mahreza | Penjaga gawang | Indonesia | Bertahan |
| 2 | Indra Rianto | Bek kiri | Indonesia | Bertahan |
| 3 | Rafiud Drajat | Bek kanan | Indonesia | Bertahan |
| 4 | Daniel Goncalves | Bek tengah | Brasil | Bertahan |
| 5 | Muhammad Syukron | Bek tengah | Indonesia | Pemain baru |
| 6 | Muhammad Shobrian Widyansyah | Bek tengah | Indonesia | Promosi akademi |
| 7 | Hendro Siswanto | Gelandang bertahan | Indonesia | Bertahan |
| 8 | Hambali Tolib | Gelandang | Indonesia | Bertahan |
| 9 | Haikal Rihka Riza | Gelandang | Indonesia | Bertahan |
| 10 | Fajar Az-zahir | Gelandang | Indonesia | Promosi akademi |
| 11 | Caique Souza | Gelandang serang/sayap | Brasil | Pemain baru |
| 12 | Muhammad Affani Ubaidillah | Penyerang sayap | Indonesia | Bertahan |
| 13 | Ruy Arianto | Penyerang sayap | Indonesia | Pemain baru |
| 14 | Kushedya Hari Yudo | Penyerang/sayap | Indonesia | Pemain baru |
| 15 | Dendy Sulistyawan | Penyerang | Indonesia | Pemain baru |
| 16 | Risqki Putra Utomo | Penyerang | Indonesia | Bertahan |
| 17 | Juninho Cabral | Penyerang | Brasil | Pemain baru |
Daftar tersebut belum harus dianggap sebagai skuad pendaftaran final. Persela masih menyeleksi pemain muda untuk memenuhi regulasi U-21, sementara proses persiapan berlangsung melalui pemusatan latihan di Kota Batu.
Bima Sakti sebelumnya menyebut kerangka senior yang sesuai perencanaan telah mencapai sekitar 16 hingga 17 pemain. Persela kemudian menambahkan Fajar dan Shobrian secara resmi pada awal Agustus.
Tiga Pemain Asing Persela Sudah Lengkap
Persela menggunakan seluruh slot pemain asingnya untuk tiga pemain Brasil dengan fungsi berbeda.
Daniel Goncalves
Daniel Goncalves menjadi satu-satunya legiun asing dari musim sebelumnya yang dipertahankan. Ia menempati posisi bek tengah dan diproyeksikan kembali menjadi salah satu pemimpin lini belakang.
Keputusan mempertahankan Daniel membuat Persela tidak harus membangun pertahanan dari awal. Ia sudah mengenal karakter kompetisi, Stadion Surajaya, serta pola kerja tim.
Kehadiran Muhammad Syukron memberi peluang terbentuknya pasangan baru di jantung pertahanan. Syukron direkrut setelah tampil bersama FC Bekasi City dan berposisi sebagai bek tengah.
Caique Souza
Caique Souza datang untuk meningkatkan kreativitas. Pemain Brasil itu bermain sebagai gelandang serang tetapi juga dapat bergerak dari sisi lapangan.
Caique mencatatkan lima gol dan satu assist dalam 10 penampilan bersama Persiku Kudus pada putaran kedua musim sebelumnya. Produktivitas tersebut menjadi modal penting bagi Persela yang membutuhkan kontribusi gol dari lini kedua.
Perannya dapat sangat menentukan. Bima memiliki beberapa penyerang berpengalaman, tetapi efektivitas mereka tetap bergantung pada kualitas suplai bola.
Juninho Cabral
Juninho Cabral menjadi pemain asing ketiga sekaligus melengkapi kuota Persela.
Penyerang berusia 34 tahun tersebut menghasilkan 14 gol bersama Sumsel United musim lalu. Semusim sebelumnya, ia mencetak 15 gol dan dua assist dari 22 pertandingan bersama PSMS Medan.
Catatan itu menjadikan Juninho kandidat kuat sebagai ujung tombak utama. Ia sudah berpengalaman di Championship sehingga risiko adaptasinya relatif lebih kecil dibandingkan penyerang yang baru pertama kali bermain di Indonesia.
Ketiga pemain asing tersebut telah tiba dan berlatih bersama Persela sejak 30 Juli.
Baca Juga: Skuad PSM Makassar Super League 2026/2027: Daftar Pemain Lokal, Asing, dan Pelatih Terbaru
Dendy Sulistyawan dan Yudo Tambah Pengalaman Lini Depan
Kepulangan Dendy Sulistyawan menjadi salah satu transfer paling penting Persela menjelang musim 2026/2027.
Dendy merupakan putra daerah Lamongan sekaligus pemain yang pernah tumbuh bersama Persela sebelum menghabiskan periode panjang bersama Bhayangkara dan sempat membela Timnas Indonesia. Ia kembali untuk memperkuat proyek tim yang berusaha mengembalikan identitas berbasis pemain lokal Lamongan.
Secara posisi, Dendy dapat dimainkan sebagai penyerang tengah ataupun bergerak melebar. Fleksibilitas tersebut memberikan Bima lebih banyak pilihan ketika ingin memasangkannya dengan Juninho.
Kushedya Hari Yudo membawa karakter berbeda. Pemain berusia 33 tahun tersebut dapat bermain sebagai sayap kiri, sayap kanan, maupun penyerang tengah.
Pada Championship 2025/2026, Yudo menghasilkan tujuh gol dan empat assist dari 24 pertandingan bersama Kendal Tornado.
Keberadaan Juninho, Dendy, Yudo, dan Risqki membuat persaingan lini depan Persela jauh lebih terbuka. Bima dapat memilih striker berdasarkan karakter lawan, bukan hanya mengandalkan satu nama sepanjang musim.
Ruy Arianto dan Affani Beri Kecepatan dari Sayap
Ruy Arianto menambah opsi pemain muda di sektor sayap. Pemain berusia 22 tahun tersebut berposisi utama sebagai sayap kiri dan merupakan jebolan pembinaan Persebaya.
Ruy dapat menjadi pemain yang berguna ketika Persela membutuhkan kecepatan dalam transisi. Ia juga dapat membuka ruang bagi penyerang tengah dengan bergerak melebar dan memaksa bek lawan keluar dari area penalti.
Di sisi lain terdapat Muhammad Affani Ubaidillah. Pemain asal Babat tersebut kembali dipertahankan setelah menunjukkan perkembangan positif pada musim debutnya bersama skuad senior.
Affani masih sangat muda, tetapi sudah memperoleh pengalaman bermain yang cukup berarti. Pada musim sebelumnya, ia tampil 11 kali dengan total 664 menit serta menghasilkan dua gol dan satu assist.
Kombinasi pemain muda dan senior membuat sektor sayap Persela menarik. Yudo dan Dendy membawa pengalaman, sedangkan Ruy serta Affani dapat menyediakan energi dan intensitas.
Baca Juga: Skuad Dewa United 2026/2027: Daftar Pemain, Nomor Punggung, dan Pelatih Terbaru
Fajar dan Shobrian Resmi Naik ke Tim Utama
Regulasi pemain muda menjadi salah satu faktor penting dalam pembangunan skuad Persela musim ini.
Championship 2026/2027 mengharuskan setiap klub mendaftarkan sedikitnya delapan pemain U-21. Klub juga diwajibkan memberikan total akumulasi 180 menit bermain kepada pemain kategori tersebut dalam setiap pertandingan.
Persela kemudian melakukan seleksi terhadap pemain muda dari akademi sendiri maupun talenta dari sejumlah klub lain.
Hasil pertama dari proses tersebut adalah promosi Fajar Az-zahir dan Muhammad Shobrian Widyansyah ke skuad utama pada 5 Agustus 2026.
Fajar berusia 19 tahun dan bermain sebagai gelandang. Shobrian berusia 20 tahun dan beroperasi sebagai bek tengah. Keduanya merupakan putra daerah Lamongan yang sebelumnya tampil bersama Persela di Elite Pro Academy Championship 2025/2026.
Promosi mereka memiliki arti lebih besar dibandingkan sekadar memenuhi regulasi.
Bima Sakti menilai keduanya telah menunjukkan kesiapan mental untuk berlatih bersama pemain senior dan legiun asing. Dari sisi teknis, keduanya masih membutuhkan pengembangan dan menit bermain.
Persela masih mempunyai pekerjaan untuk melengkapi seluruh kuota U-21. Pada awal pemusatan latihan di Batu, sebanyak 11 pemain muda masih bertahan dalam proses seleksi setelah sebelumnya terdapat 16 pemain yang mengikuti pemantauan.
Bima Sakti Tetap Jadi Pelatih Persela
Bima Sakti tetap menjadi pelatih kepala Persela Lamongan musim 2026/2027.
Manajemen memperpanjang kerja sama setelah Bima menangani Laskar Joko Tingkir sejak paruh kedua musim lalu. Ia memilih bertahan meskipun mengaku sempat memperoleh tawaran dari klub lain.
Bima sudah mengetahui karakter sebagian besar pemain lama sehingga proses persiapan dapat diarahkan langsung pada pembentukan skuad musim baru.
Jajaran staf juga telah dibentuk. Budi Kurnia bertugas sebagai pelatih fisik, Ragil Sudirman menjadi asisten pelatih, sementara Wahyudi menangani sektor penjaga gawang.
Pada awal Agustus, fokus Persela belum sepenuhnya masuk ke tahap taktik. Tim menjalani pemusatan latihan di Kota Batu selama sekitar sepuluh hari dengan prioritas meningkatkan kondisi fisik setelah masa libur kompetisi.
Tahap tersebut penting karena Persela memasukkan cukup banyak pemain baru. Menyatukan mereka dalam satu struktur permainan membutuhkan kondisi fisik yang relatif setara sebelum latihan taktikal dilakukan dengan intensitas tinggi.
Baca Juga: Skuad Malut United 2026/2027 Terbaru: Daftar Pemain Lokal, Asing, dan Pelatih
Analisis Kekuatan Setiap Lini Persela
Penjaga gawang
Rafli Mahreza menjadi satu-satunya penjaga gawang senior yang sudah diumumkan secara jelas dalam kerangka pemain yang dipertahankan.
Situasi tersebut membuat sektor kiper masih membutuhkan perhatian. Persela kemungkinan akan menambah pilihan melalui pemain baru atau pemain muda sebelum daftar pendaftaran ditetapkan.
Pertahanan
Daniel Goncalves dan Muhammad Syukron memberikan fondasi cukup berpengalaman sebagai bek tengah.
Shobrian menawarkan pilihan muda sesuai regulasi, sedangkan Indra Rianto dan Rafiud Drajat memberikan kesinambungan pada posisi bek sayap.
Secara jumlah, area pertahanan masih dapat ditambah. Kompetisi panjang membuat Persela membutuhkan alternatif yang cukup ketika menghadapi cedera, akumulasi kartu, dan kebutuhan rotasi.
Lini tengah
Hendro Siswanto menjadi sosok berpengalaman yang dapat menjaga keseimbangan. Hambali Tolib dan Haikal Riza memberikan karakter lebih ofensif, sedangkan Caique diproyeksikan menjadi kreator utama.
Fajar menambah opsi U-21.
Komposisi tersebut memungkinkan Bima bermain dengan dua gelandang dan satu pemain nomor 10 atau menggunakan tiga pemain tengah saat ingin memperkuat penguasaan bola.
Lini depan
Bagian ini terlihat sebagai sektor paling dalam.
Juninho mempunyai rekam gol kuat. Dendy menawarkan pengalaman dan fleksibilitas, sementara Yudo mampu bergerak dari berbagai posisi.
Risqki menjadi opsi lokal yang sudah memahami Persela. Ruy dan Affani menambah kecepatan dari sisi lapangan.
Dengan materi tersebut, beban mencetak gol seharusnya tidak hanya berada pada Juninho. Dendy, Yudo, Caique, Risqki, dan pemain sayap perlu ikut memberikan kontribusi.
Persela Punya Identitas Lokal yang Semakin Kuat
Salah satu arah pembangunan Persela musim ini adalah memperkuat kembali keterikatan dengan pemain Lamongan.
Dendy berasal dari Lamongan dan kembali setelah bertahun-tahun berkarier di luar klub. Risqki juga merupakan putra daerah, begitu pula Affani yang berasal dari Babat.
Fajar dan Shobrian semakin mempertegas arah tersebut karena keduanya merupakan produk akademi dan putra daerah Lamongan.
Pendekatan seperti ini tidak berarti Persela hanya mengandalkan faktor kedaerahan. Pemain tetap dipilih berdasarkan kemampuan dan kebutuhan tim.
Namun, keberadaan pemain lokal dapat membantu menjaga identitas Laskar Joko Tingkir sekaligus memberikan jalur yang lebih jelas bagi pemain akademi menuju sepak bola profesional.
Jika pemain muda berhasil mendapatkan menit bermain dan berkembang, keuntungan Persela tidak hanya terasa pada Championship 2026/2027, tetapi juga untuk beberapa musim berikutnya.
Target Persela di Championship 2026/2027
Persela jelas ingin memperbaiki posisi setelah hanya finis keenam musim lalu.
Perekrutan Juninho, Caique, Dendy, Yudo, Syukron, dan Ruy memperlihatkan adanya usaha meningkatkan kualitas dibandingkan komposisi sebelumnya.
Sektor serangan mempunyai lebih banyak pilihan. Pengalaman di lini tengah juga tetap terjaga melalui Hendro, sedangkan Daniel menjadi fondasi pertahanan.
Hal yang perlu dibenahi adalah konsistensi.
Persela sempat menunjukkan performa impresif, termasuk kemenangan 7-1 atas Persipal, tetapi juga mengalami kekalahan 0-5 dari Kendal Tornado pada pertandingan terakhir Championship 2025/2026.
Perbedaan performa tersebut menjadi pekerjaan Bima Sakti. Tim yang mengejar papan atas harus mampu menjaga level permainan sepanjang musim, termasuk ketika menghadapi pertandingan tandang atau lawan yang bermain defensif.
Kualitas skuad kini terlihat meningkat. Langkah berikutnya adalah memastikan semua pemain baru menyatu dan komposisi U-21 dapat memenuhi regulasi tanpa mengurangi keseimbangan permainan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Siapa pelatih Persela Lamongan musim 2026/2027?
Bima Sakti tetap menjadi pelatih kepala Persela Lamongan. Ia memperpanjang masa baktinya setelah menangani tim sejak paruh kedua musim 2025/2026.
Siapa saja pemain asing Persela 2026/2027?
Persela mempunyai tiga pemain asing asal Brasil, yakni Daniel Goncalves, Caique Souza, dan Juninho Cabral. Daniel bermain sebagai bek tengah, Caique sebagai gelandang serang, sedangkan Juninho merupakan penyerang.
Siapa pemain baru Persela Lamongan?
Rekrutan senior yang sudah dikonfirmasi antara lain Dendy Sulistyawan, Kushedya Hari Yudo, Ruy Arianto, Caique Souza, Muhammad Syukron, dan Juninho Cabral. Persela juga mempromosikan Fajar Az-zahir serta Muhammad Shobrian Widyansyah dari akademi.
Apakah Dendy Sulistyawan kembali bermain untuk Persela?
Ya. Dendy kembali ke Persela untuk musim 2026/2027 setelah menjalani sekitar tujuh tahun karier di luar klub. Ia diproyeksikan memperkuat lini serang Laskar Joko Tingkir.
Apakah skuad Persela 2026/2027 sudah final?
Belum. Komposisi senior sudah semakin terbentuk, tetapi Persela masih menyeleksi pemain U-21 dan daftar pendaftaran lengkap belum diumumkan. Dua pemain akademi, Fajar dan Shobrian, baru resmi dipromosikan pada 5 Agustus 2026.
Persela Mulai Memiliki Kerangka yang Lebih Jelas
Skuad Persela Lamongan 2026/2027 kini memiliki kerangka yang lebih jelas dibandingkan awal bursa transfer. Bima Sakti mempertahankan sembilan pemain lama, mendapatkan enam rekrutan senior, serta mulai memasukkan hasil pembinaan akademi melalui Fajar Az-zahir dan Muhammad Shobrian Widyansyah.
Kekuatan utama terlihat di lini depan dengan Juninho Cabral, Dendy Sulistyawan, Kushedya Hari Yudo, Risqki Utomo, Ruy Arianto, dan Affani. Caique Souza juga memberi tambahan kreativitas dari lini kedua.
Persela masih perlu menyelesaikan komposisi, terutama pemain U-21 dan kedalaman beberapa posisi. Setelah pemusatan latihan di Batu selesai, tahap berikutnya akan menjadi kesempatan untuk melihat kombinasi pemain yang paling siap membawa Laskar Joko Tingkir kembali bersaing di papan atas Championship.