Daftar skuad Adhyaksa FC 2026/2027 mulai terbentuk menjelang musim perdana klub di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Tim yang memperoleh tiket promosi setelah mengalahkan Persipura Jayapura 1-0 pada laga play-off tersebut mempertahankan sejumlah pemain inti, termasuk Jefri Wibowo, Ardi Ramdani, Makan Konate, Rafly Ariyanto, dan pencetak gol terbanyak Championship, Adilson da Silva.
Manajemen juga mendatangkan beberapa pemain baru. Reza Muhammad menambah persaingan di bawah mistar, sedangkan Muhammad Indra Feri Faroni memperkuat sektor bek kanan. Kenji Nishioka, Gufroni Al Ma’ruf, dan Ramadhan Madon menjadi tambahan penting untuk meningkatkan kreativitas serta ketajaman serangan.
Komposisi tersebut belum menjadi daftar pendaftaran final. Hingga 6 Agustus 2026, klub belum mengumumkan seluruh pemain beserta nomor punggung untuk musim baru. Perubahan masih mungkin terjadi sebelum kompetisi dimulai.
Adhyaksa FC Promosi dan Menyiapkan Identitas Baru
Adhyaksa FC mengakhiri Pegadaian Championship 2025/2026 sebagai salah satu tim yang mendapatkan tiket promosi. Kepastian tersebut diraih melalui kemenangan 1-0 atas Persipura Jayapura di Stadion Lukas Enembe pada 8 Mei 2026.
Promosi membawa perubahan besar di tubuh klub. Selain meningkatkan kualitas skuad, manajemen memindahkan markas tim ke Kalimantan Tengah dan memilih identitas yang lebih dekat dengan masyarakat daerah tersebut.
Klub kemudian memutuskan menggunakan nama Isen Mulang FC. Nama itu telah diajukan kepada PSSI untuk mendapatkan pengesahan, sementara “Isen Mulang” memiliki makna pantang menyerah. Nama baru tersebut diharapkan membentuk hubungan yang lebih kuat antara klub dan masyarakat Kalimantan Tengah.
Karena proses perubahan identitas berlangsung menjelang musim baru, nama Adhyaksa FC masih banyak digunakan dalam pengumuman pemain dan pencarian informasi. Daftar dalam artikel ini mencakup pemain yang diumumkan ketika klub masih menggunakan nama Adhyaksa FC maupun setelah rencana perubahan identitas disampaikan.
Baca Juga: Skuad Malut United 2026/2027 Terbaru: Daftar Pemain Lokal, Asing, dan Pelatih
Daftar Skuad Adhyaksa FC 2026/2027 yang Sudah Diumumkan
Daftar berikut memuat pemain yang telah dikonfirmasi bertahan atau diumumkan sebagai rekrutan baru hingga 6 Agustus 2026. Data ini belum mencakup seluruh skuad karena daftar pendaftaran resmi dan pembagian nomor punggung belum dipublikasikan secara lengkap.
| No. | Nama Pemain | Posisi | Status |
|---|---|---|---|
| 1 | Jefri Wibowo | Penjaga gawang | Kontrak diperpanjang |
| 2 | Reza Muhammad | Penjaga gawang | Pemain baru |
| 3 | Ardi Ramdani | Bek tengah | Kontrak diperpanjang |
| 4 | Muhammad Indra Feri Faroni | Bek kanan | Pemain baru |
| 5 | Makan Konate | Gelandang serang | Kontrak diperpanjang |
| 6 | Kenji Nishioka | Gelandang serang | Pemain baru |
| 7 | Gufroni Al Ma’ruf | Penyerang sayap | Pemain baru |
| 8 | Rafly Ariyanto | Penyerang sayap | Kontrak diperpanjang |
| 9 | Ramadhan Madon | Penyerang tengah | Pemain baru |
| 10 | Adilson da Silva | Penyerang tengah | Kontrak diperpanjang |
Jefri Wibowo dan Ardi Ramdani menjadi dua bagian penting dari kerangka tim yang dipertahankan. Jefri tampil dalam 17 pertandingan dan menghasilkan empat clean sheet pada Championship 2025/2026, sedangkan Ardi tetap dipercaya sebagai kapten serta pemimpin pertahanan.
Makan Konate, Rafly Ariyanto, dan Adilson da Silva juga melanjutkan perjalanan bersama klub. Keputusan tersebut menjaga kesinambungan permainan karena ketiganya sudah memahami pola yang dibangun tim sejak bersaing di kasta kedua.
Nomor punggung tidak dicantumkan karena klub belum merilis pembagian terbaru secara menyeluruh. Nomor yang digunakan pada musim sebelumnya belum tentu dipertahankan setelah masuknya pemain baru dan perubahan identitas klub.
Pelatih Adhyaksa FC 2026/2027
Ade Suhendra tetap berada dalam jajaran kepelatihan Adhyaksa FC setelah kontraknya diperpanjang pada 18 Juli 2026. Ia merupakan sosok yang memimpin tim memperoleh tiket promosi dari Championship menuju Super League.
Namun, terdapat persoalan administratif terkait lisensi kepelatihan. Ade masih menyelesaikan kursus lisensi AFC Pro yang diperlukan agar dapat didaftarkan sebagai pelatih kepala di kompetisi kasta tertinggi. Kondisi tersebut membuat posisinya di area teknis pada awal musim harus menyesuaikan ketentuan pendaftaran pelatih.
Dalam latihan perdana pada 15 Juli 2026, program tim dipimpin asisten pelatih Agus Indra. Jajaran kepelatihan saat itu juga berisi Aang Suparman, Arif Rizaludin, Sandi Firmansyah, Fajarrullah, dan Herman Hermawan. Ade belum bergabung dalam sesi tersebut karena masih mengikuti kursus kepelatihan.
Situasi ini tidak berarti Ade meninggalkan proyek tim. Manajemen tetap mempertahankannya untuk menjaga fondasi permainan dan stabilitas ruang ganti. Klub hanya perlu menyesuaikan susunan pelatih yang didaftarkan sampai persyaratan lisensi terpenuhi.
Persaingan Penjaga Gawang Semakin Terbuka
Jefri Wibowo mempunyai peluang besar tetap menjadi salah satu pilihan utama di bawah mistar. Ia sudah membela Adhyaksa selama dua musim dan ikut menjalani perjalanan klub dari Championship hingga memperoleh tiket promosi.
Pada musim 2025/2026, Jefri memainkan 17 pertandingan dengan total 1.464 menit. Catatan empat clean sheet belum sepenuhnya menggambarkan perannya karena ia juga harus mengatur pertahanan dan menghadapi tekanan pada pertandingan penentuan.
Persaingan meningkat setelah klub mendatangkan Reza Muhammad dari Persiraja Banda Aceh. Kehadiran kiper baru memberi tim pelatih alternatif sekaligus mencegah ketergantungan pada satu penjaga gawang sepanjang musim.
Kompetisi internal di posisi ini akan ditentukan melalui performa selama latihan dan pertandingan uji coba. Kemampuan mengantisipasi umpan silang, mendistribusikan bola, serta berkomunikasi dengan pemain belakang menjadi aspek penting karena lawan di Super League mempunyai variasi serangan lebih luas.
Ardi Ramdani Tetap Menjadi Pemimpin Pertahanan
Ardi Ramdani merupakan salah satu pemain yang dipertahankan lebih awal. Bek tengah tersebut memperpanjang kontrak setelah menjadi kapten dan figur penting dalam perjalanan promosi Adhyaksa FC.
Pada Championship 2025/2026, Ardi mencatatkan 27 penampilan. Jumlah menit bermainnya memperlihatkan tingkat kepercayaan tinggi dari tim pelatih, terutama dalam menjaga organisasi pertahanan dan memimpin rekan-rekannya di lapangan.
Adhyaksa juga merekrut Muhammad Indra Feri Faroni dari FC Bekasi City. Posisi utamanya adalah bek kanan, tetapi ia dapat dimainkan sebagai sayap kanan maupun gelandang bertahan. Fleksibilitas tersebut memberi pelatih lebih banyak pilihan untuk mengubah bentuk permainan tanpa selalu melakukan pergantian pemain.
Indra memiliki kecepatan dan mobilitas untuk membantu serangan dari sisi lapangan. Tantangannya adalah menjaga keseimbangan agar ruang di belakang tidak mudah dimanfaatkan lawan ketika tim kehilangan bola.
Komposisi pertahanan Adhyaksa belum dapat dinilai sepenuhnya karena daftar bek yang didaftarkan untuk musim baru belum diumumkan secara lengkap. Klub masih membutuhkan kedalaman yang memadai, terutama pada posisi bek tengah dan bek kiri.
Baca Juga: Skuad Dewa United 2026/2027: Daftar Pemain, Nomor Punggung, dan Pelatih Terbaru
Lini Tengah Bertumpu kepada Makan Konate dan Kenji Nishioka
Makan Konate tetap menjadi pusat kreativitas Adhyaksa FC. Gelandang asal Mali tersebut memperpanjang kontrak setelah mencatatkan 11 gol dan lima assist selama Championship 2025/2026.
Kontribusi itu menunjukkan bahwa Konate tidak hanya bertugas mengalirkan bola. Ia mampu masuk ke kotak penalti, mengambil keputusan di area serang, serta membantu tim melalui eksekusi bola mati.
Adhyaksa kemudian menambah Kenji Nishioka. Gelandang asal Jepang tersebut direkrut dari Manila Diggers FC dan menjadi pemain asing baru pertama yang diumumkan klub untuk menghadapi musim 2026/2027.
Kenji mempunyai karakter sebagai pengatur serangan. Catatan 18 gol dan 15 assist dalam 45 pertandingan bersama klub sebelumnya memperlihatkan kemampuannya memberikan kontribusi langsung di sepertiga akhir lapangan.
Kehadiran Konate dan Kenji membuka beberapa pilihan permainan. Salah satu dari keduanya dapat ditempatkan sebagai gelandang serang, sedangkan pemain lain bergerak lebih bebas dari sisi lapangan atau turun menjemput bola.
Apabila keduanya dimainkan bersama, Adhyaksa mempunyai dua sumber kreativitas. Namun, tim tetap membutuhkan gelandang yang mampu menjaga keseimbangan, memutus serangan lawan, dan melindungi barisan belakang ketika Konate serta Kenji berada di area ofensif.
Baca Juga: Skuad PSM Makassar Super League 2026/2027: Daftar Pemain Lokal, Asing, dan Pelatih Terbaru
Lini Serang Memiliki Dua Penyerang Produktif
Adilson da Silva menjadi nama paling menonjol di lini depan setelah kontraknya diperpanjang selama satu musim. Penyerang tersebut menghasilkan 26 gol dan menyelesaikan Championship 2025/2026 sebagai pencetak gol terbanyak.
Mempertahankan Adilson merupakan keputusan penting karena klub tidak perlu mencari penyerang utama dari awal. Ia telah memahami pergerakan Konate, karakter pemain sayap, dan pola serangan yang digunakan tim.
Meski demikian, persaingan di Super League lebih berat. Bek lawan mempunyai kualitas duel, kecepatan, dan pengalaman lebih tinggi. Adilson perlu menyesuaikan waktu pergerakan serta meningkatkan efektivitas ketika jumlah peluang tidak sebanyak di kasta kedua.
Adhyaksa tidak hanya bergantung kepada Adilson. Ramadhan Madon direkrut setelah mencetak 12 gol dari 22 pertandingan bersama FC Bekasi City pada musim sebelumnya.
Kehadiran Madon memberi pelatih pilihan menggunakan satu atau dua penyerang. Dalam formasi dengan satu ujung tombak, keduanya dapat bergantian berdasarkan kondisi pertandingan. Ketika tim membutuhkan gol, Adilson dan Madon juga berpotensi dimainkan bersama.
Sektor sayap diperkuat Gufroni Al Ma’ruf. Mantan pemain Kendal Tornado tersebut mencatatkan 20 pertandingan, dua gol, dan dua assist pada musim 2025/2026. Ia diharapkan menambah kecepatan serta kemampuan menciptakan peluang dari area lebar.
Rafly Ariyanto turut dipertahankan setelah menjadi bagian dari skuad promosi. Kemampuannya bermain di sisi serangan membuat Adhyaksa memiliki alternatif ketika membutuhkan pemain yang dapat bergerak melebar maupun mendekati penyerang tengah.
Pemain Baru dan Kerangka Lama Dibangun Bersamaan
Strategi transfer Adhyaksa menunjukkan bahwa klub tidak melakukan perombakan total. Manajemen mempertahankan pemain yang mempunyai peran besar dalam promosi, kemudian menambahkan kekuatan pada beberapa posisi.
Jefri Wibowo menjaga kesinambungan di bawah mistar. Ardi Ramdani tetap memimpin pertahanan, Makan Konate mengendalikan kreativitas, sedangkan Adilson da Silva menjadi tumpuan mencetak gol.
Kerangka tersebut diperkuat Reza Muhammad, Indra Feri, Kenji Nishioka, Gufroni Al Ma’ruf, dan Ramadhan Madon. Kelima pemain baru membawa persaingan sekaligus karakter berbeda ke dalam tim.
Pendekatan ini dapat mempercepat proses adaptasi karena tidak semua pemain harus mempelajari sistem dari awal. Pemain lama dapat membantu anggota baru memahami tuntutan pelatih dan kebiasaan tim.
Tantangannya adalah menemukan keseimbangan. Pemain baru tidak cukup hanya memiliki statistik baik bersama klub sebelumnya. Mereka harus mampu bekerja dalam struktur yang sama dan membangun hubungan antarlini sebelum musim dimulai.
Analisis Kekuatan Skuad Adhyaksa FC
Kekuatan utama Adhyaksa berada pada jalur tengah hingga lini depan. Konate dan Kenji menawarkan kreativitas, sedangkan Adilson serta Madon memberikan dua pilihan penyerang dengan rekam gol yang menjanjikan.
Tim juga memiliki beberapa pemain fleksibel. Indra Feri dapat mengisi tiga posisi, sementara Gufroni dan Rafly mampu bergerak dari sisi lapangan. Fleksibilitas tersebut membantu pelatih mengubah formasi berdasarkan lawan dan perkembangan pertandingan.
Keberadaan kapten Ardi Ramdani memberi stabilitas di ruang ganti. Bagi klub promosi, pemain yang memahami perjalanan tim memiliki peran besar ketika hasil pertandingan tidak berjalan sesuai harapan.
Risiko utama Adhyaksa berada pada kedalaman skuad yang belum terlihat lengkap. Daftar pemain bertahan dan gelandang bertahan masih perlu diperjelas setelah pendaftaran final diumumkan.
Klub juga menjalani beberapa perubahan secara bersamaan. Selain naik kasta, tim berpindah markas, membangun basis pendukung baru, dan menjalani pergantian identitas. Proses tersebut dapat memberikan energi positif, tetapi membutuhkan waktu agar aspek teknis serta organisasi berjalan seimbang.
Baca Juga: Daftar Pemain Persija Jakarta Super League 2026/2027 Terbaru, Nomor Punggung, dan Pelatih
Formasi yang Berpotensi Digunakan
Berdasarkan karakter pemain yang telah diumumkan, Adhyaksa berpotensi menggunakan formasi 4-2-3-1. Adilson atau Madon dapat menjadi penyerang tunggal, dengan Konate atau Kenji mengisi posisi di belakangnya.
Gufroni dan Rafly dapat ditempatkan di kedua sisi. Dalam skema tersebut, kecepatan pemain sayap dibutuhkan untuk membuka ruang dan mengirimkan bola ke kotak penalti.
Pilihan lain adalah 4-3-3. Konate dapat bermain sebagai gelandang yang lebih ofensif, sedangkan Kenji bergerak dari lini kedua. Namun, formasi ini membutuhkan gelandang bertahan yang disiplin agar tim tidak mudah ditembus melalui serangan balik.
Formasi dua penyerang juga dapat digunakan ketika Adhyaksa tertinggal. Adilson dan Madon mempunyai kemampuan mencetak gol, tetapi tim harus mengurangi satu pemain di tengah atau sisi lapangan untuk mengakomodasi keduanya.
Pilihan tersebut masih berupa analisis berdasarkan posisi pemain. Susunan utama baru dapat dinilai setelah pelatih menyelesaikan persiapan dan seluruh pemain resmi didaftarkan.
Hal yang Masih Menunggu Pengumuman
Daftar skuad Adhyaksa FC 2026/2027 belum sepenuhnya final. Klub masih dapat mengumumkan pemain baru, perpanjangan kontrak, maupun pelepasan sebelum batas pendaftaran.
Nomor punggung terbaru juga belum tersedia secara lengkap. Penggunaan nomor pada musim 2025/2026 tidak otomatis berlanjut karena terdapat pemain baru dan kemungkinan perubahan dalam komposisi tim.
Status Ade Suhendra pada daftar resmi pelatih kepala turut perlu diperhatikan. Ia tetap dipertahankan, tetapi proses penyelesaian lisensi AFC Pro memengaruhi posisi administratifnya pada awal kompetisi.
Adhyaksa mulai berlatih pada pertengahan Juli dengan 14 pemain dan menyiapkan pertandingan uji coba menghadapi beberapa klub kasta tertinggi. Tahap tersebut digunakan untuk membangun kondisi fisik, menentukan komposisi inti, serta menyatukan pemain lama dan rekrutan baru.
Super League 2026/2027 dijadwalkan dimulai pada 4 September 2026. Menjelang tanggal tersebut, pengumuman mengenai skuad final, nomor punggung, jajaran pelatih terdaftar, dan identitas resmi klub menjadi hal yang perlu ditunggu.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Siapa pelatih Adhyaksa FC musim 2026/2027?
Ade Suhendra dipertahankan dalam jajaran kepelatihan setelah membawa Adhyaksa FC promosi. Namun, ia masih menyelesaikan lisensi AFC Pro sehingga pendaftaran posisi pelatih kepala pada awal musim harus menyesuaikan regulasi kompetisi.
Apakah Adhyaksa FC sudah berganti nama?
Klub telah memutuskan menggunakan nama Isen Mulang FC dan mengajukannya kepada PSSI. Perubahan dilakukan setelah tim memindahkan basisnya ke Kalimantan Tengah.
Siapa saja pemain asing Adhyaksa FC yang sudah dipastikan?
Pemain asing yang telah diumumkan bertahan atau bergabung antara lain Makan Konate, Adilson da Silva, dan Kenji Nishioka. Komposisi pemain asing masih dapat bertambah sebelum pendaftaran ditutup.
Siapa pencetak gol utama Adhyaksa FC?
Adilson da Silva menjadi pencetak gol utama setelah menghasilkan 26 gol pada Championship 2025/2026. Adhyaksa juga merekrut Ramadhan Madon yang mencetak 12 gol dalam 22 pertandingan bersama FC Bekasi City.
Apakah nomor punggung pemain sudah diumumkan?
Nomor punggung skuad musim 2026/2027 belum diumumkan secara lengkap. Daftar resmi sebaiknya menunggu peluncuran tim atau publikasi pendaftaran pemain dari penyelenggara kompetisi.
Adhyaksa Menyiapkan Fondasi untuk Musim Pertama
Daftar skuad Adhyaksa FC 2026/2027 memperlihatkan upaya klub menjaga fondasi tim promosi sekaligus meningkatkan persaingan pada beberapa posisi. Jefri Wibowo, Ardi Ramdani, Makan Konate, Rafly Ariyanto, dan Adilson da Silva tetap menjadi bagian penting dari tim.
Masuknya Reza Muhammad, Indra Feri, Kenji Nishioka, Gufroni Al Ma’ruf, dan Ramadhan Madon menambah pilihan bagi jajaran pelatih. Lini serang terlihat menjanjikan, tetapi kedalaman pertahanan dan keseimbangan lini tengah masih perlu diperhatikan setelah daftar final tersedia.
Perubahan nama menjadi Isen Mulang FC juga menandai babak baru bagi klub di Kalimantan Tengah. Pengumuman berikutnya mengenai pemain tambahan, nomor punggung, serta susunan pelatih terdaftar akan memberikan gambaran lebih jelas tentang kesiapan tim menghadapi Super League.