Skuad Sriwijaya FC 2026/2027 belum diumumkan secara lengkap hingga 8 Agustus 2026. Laskar Wong Kito sedang memasuki fase pembangunan ulang setelah terdegradasi dari Championship dan harus menjalani musim baru di Liga Nusantara, kasta ketiga sepak bola Indonesia. Status kompetisi ini penting karena Sriwijaya FC tidak lagi berada di Championship 2026/2027.
Manajemen sebelumnya menargetkan proses pembentukan tim dimulai pada Agustus 2026 melalui seleksi pemain dan latihan perdana. Sejumlah pemain musim lalu seperti Nugroho Fatchur Rochman dan Mukhti Arya Muslim telah disebut masuk komunikasi dengan manajemen, tetapi status kontrak final belum diumumkan. Ferry Rotinsulu juga menyatakan kesiapan membantu sebagai pelatih apabila mendapat kepercayaan, tetapi sampai awal Agustus posisi pelatih kepala belum diumumkan secara resmi.
Karena itu, daftar di bawah membedakan pemain yang masuk komunikasi atau masih terkait dengan tim dan pemain yang belum dapat dianggap sebagai skuad final.
Sriwijaya FC Resmi Turun ke Liga Nusantara
Musim 2026/2027 menjadi periode yang sangat berbeda bagi Sriwijaya FC.
Laskar Wong Kito harus turun ke Liga Nusantara setelah gagal keluar dari zona degradasi Championship 2025/2026. Kepastian tersebut sudah didapat sebelum kompetisi musim lalu berakhir setelah jarak poin dengan tim di atasnya tidak lagi mungkin dikejar.
Kondisi tersebut membuat pembangunan skuad musim ini tidak dapat dibandingkan langsung dengan klub-klub Championship.
Sriwijaya FC harus menyesuaikan kekuatan dengan regulasi, anggaran, serta karakter kompetisi kasta ketiga. Manajemen juga masih menghadapi pekerjaan besar untuk memastikan kondisi finansial dan operasional klub tetap berjalan.
Pada Juni 2026, Wakil Presiden Sriwijaya FC Muhammad David mengatakan klub mulai mencari pelatih dan pemain yang akan disiapkan untuk Liga Nusantara. Persiapan awal direncanakan berjalan pada Juli sebelum kemudian diarahkan ke proses pembentukan tim pada Agustus.
Sebulan kemudian, manajemen kembali menegaskan bahwa Sriwijaya FC tetap akan mengikuti kompetisi. Isu mengenai kemungkinan klub mundur dibantah dan agenda seleksi pemain serta latihan tetap direncanakan berlangsung pada Agustus.
Baca Juga: Skuad Madura United 2026/2027 Terbaru: Daftar Pemain Lokal, Asing, dan Pelatih
Daftar Pemain Sriwijaya FC 2026/2027
Sampai 8 Agustus 2026, Sriwijaya FC belum mengumumkan daftar kontrak pemain musim baru secara lengkap.
Beberapa nama dari musim lalu masih berhubungan dengan klub atau sudah disebut dalam komunikasi manajemen. Namun, status tersebut belum sama dengan pengumuman kontrak resmi.
| No. | Nama Pemain | Posisi | Status per 8 Agustus 2026 |
|---|---|---|---|
| 1 | Nugroho Fatchur Rochman | Gelandang serang/tengah | Dalam komunikasi dengan manajemen |
| 2 | Mukhti Arya Muslim | Penyerang | Dalam komunikasi dengan manajemen |
| 3 | Malvis | Belum diumumkan secara rinci | Dalam komunikasi dengan manajemen |
Nugroho Fatchur Rochman menjadi nama yang paling mudah diidentifikasi dari kelompok tersebut. Ia memperkuat Sriwijaya FC pada Championship 2025/2026 dan mencatat 13 penampilan serta satu gol. Posisi utamanya berada di lini tengah.
Mukhti Arya Muslim juga merupakan bagian dari skuad musim lalu. Ia beberapa kali menjadi pilihan di lini depan, termasuk ketika Sriwijaya FC menghadapi Persekat dan PSPS pada awal 2026.
Manajemen pada pertengahan Juli menyebut Nugroho, Mukhti Arya, dan Malvis telah menjalin komunikasi untuk kemungkinan kembali memperkuat Sriwijaya FC. Namun, pernyataan tersebut belum disertai daftar kontrak resmi.
Dengan demikian, ketiganya belum tepat disebut sebagai skuad final sampai klub mengumumkan kesepakatan atau pendaftaran pemain.
Mengapa Daftar Pemain Sriwijaya FC Belum Lengkap?
Situasi Sriwijaya FC berbeda dengan beberapa klub lain yang sudah memperkenalkan sebagian besar pemain sejak Juni atau Juli.
Proses pembangunan tim baru dijadwalkan lebih intensif pada Agustus. Manajemen menyebut seleksi pemain akan menjadi langkah awal sebelum jajaran pelatih menyusun komposisi yang dianggap sesuai untuk Liga Nusantara.
Kondisi keuangan juga menjadi latar penting.
Manajemen mengakui masih terdapat tantangan pendanaan dan kebutuhan mencari dukungan untuk menjalani musim baru. Meski demikian, klub menegaskan tidak berencana mengundurkan diri dari kompetisi.
Dalam kondisi seperti ini, strategi perekrutan kemungkinan harus lebih selektif.
Sriwijaya FC tidak dapat sekadar mengumpulkan pemain berpengalaman. Klub perlu menemukan keseimbangan antara kualitas, kebutuhan posisi, usia, dan kemampuan memenuhi struktur anggaran sepanjang musim.
Hal lain yang harus dipertimbangkan adalah jumlah pemain muda.
Liga Nusantara memiliki karakter berbeda dibandingkan Championship. Penggunaan talenta lokal Sumatera Selatan berpotensi menjadi salah satu pendekatan untuk menekan biaya sekaligus membangun fondasi yang lebih berkelanjutan.
Baca Juga: Skuad Bali United 2026/2027 Terbaru: Daftar Pemain Baru, 11 Pemain Asing, dan Pelatih
Pemain Musim 2025/2026 Tidak Otomatis Bertahan
Salah satu kesalahan yang perlu dihindari ketika menyusun daftar skuad Sriwijaya FC 2026/2027 adalah menggunakan seluruh pemain musim lalu sebagai pemain musim baru.
Pada pertandingan-pertandingan terakhir Championship 2025/2026, Sriwijaya FC masih diperkuat nama seperti Risky Muhammad Sudirman, Joko Susilo, Rizky Abdiansyah, Nugroho Fatchur Rochman, Mukhti Arya Muslim, Sehabudin Ahmad, Oscar Novangga, Sayfullah Kader, dan beberapa pemain lain.
Namun, daftar tersebut hanya menunjukkan komposisi tim pada musim 2025/2026.
Pergantian musim, degradasi, serta perubahan anggaran dapat menyebabkan banyak kontrak tidak dilanjutkan. Karena itu, nama dari laga terakhir musim lalu tidak langsung dimasukkan sebagai pemain 2026/2027.
Pendekatan ini penting agar daftar skuad tidak menyesatkan.
Sriwijaya FC kemungkinan tetap mempertahankan sejumlah pemain lama, tetapi nama final harus menunggu keputusan manajemen.
Nugroho Fatchur Berpotensi Menjadi Fondasi Lini Tengah
Jika kesepakatan baru tercapai, Nugroho Fatchur Rochman dapat menjadi salah satu pemain penting dalam proses pembangunan Sriwijaya FC.
Nugroho bermain sebagai gelandang serang dan dapat ditempatkan lebih dalam sebagai gelandang tengah.
Pada Championship 2025/2026, ia mencatat 13 penampilan bersama Laskar Wong Kito dan menghasilkan satu gol. Pengalaman tersebut membuatnya sudah memahami lingkungan tim serta tekanan bermain untuk Sriwijaya FC.
Kualitas yang dibutuhkan di Liga Nusantara tidak hanya berupa kemampuan teknik.
Sriwijaya FC membutuhkan pemain berpengalaman yang dapat membantu mengatur tempo dan menjaga pemain muda ketika pertandingan berjalan sulit.
Nugroho berpotensi mengisi kebutuhan tersebut jika akhirnya dipertahankan.
Namun, sampai ada pengumuman kontrak, statusnya tetap harus dipisahkan dari pemain yang sudah resmi didaftarkan.
Mukhti Arya Bisa Menambah Pilihan di Depan
Mukhti Arya Muslim juga menjadi salah satu nama yang telah disebut menjalin komunikasi dengan manajemen.
Musim lalu, ia beberapa kali dimainkan sebagai penyerang dalam kondisi ketika Sriwijaya FC kehilangan cukup banyak pemain di tengah kompetisi.
Mukhti tampil sebagai starter ketika Sriwijaya menghadapi Persekat pada Januari 2026 dan juga menjadi bagian dari tim ketika bertemu PSPS Pekanbaru.
Jika kembali bergabung, keberadaannya akan memberi Laskar Wong Kito satu pemain yang tidak perlu memulai proses adaptasi dari awal.
Namun, sektor depan tetap membutuhkan tambahan.
Sriwijaya FC musim lalu mengalami persoalan produktivitas sekaligus ketidakseimbangan kualitas skuad setelah banyak perubahan pemain.
Membangun lini serang dengan dua atau tiga pemain yang memiliki karakter berbeda akan lebih aman dibandingkan mengandalkan satu penyerang.
Baca Juga: Daftar Pemain Arema FC Super League 2026/2027 Terbaru, Nomor Punggung dan Pelatih
Siapa Pelatih Sriwijaya FC 2026/2027?
Posisi pelatih kepala belum diumumkan secara final sampai awal Agustus 2026.
Iwan Setiawan menjadi pelatih yang menangani Sriwijaya FC pada fase akhir Championship 2025/2026. Ia masih memimpin tim setelah kepastian degradasi diperoleh pada awal Maret.
Namun, untuk Liga Nusantara, manajemen menyatakan sedang mencari pelatih baru.
Beberapa kandidat mulai dikaitkan dengan klub, tetapi belum terdapat pengumuman penunjukan final.
Nama yang paling menarik adalah Ferry Rotinsulu.
Mantan penjaga gawang Sriwijaya FC tersebut menyatakan siap menjadi pelatih kepala apabila mendapat kepercayaan. Ia juga membuka peluang mengajak sejumlah mantan pemain Laskar Wong Kito seperti Oktavianus untuk membantu tim.
Pernyataan tersebut belum berarti Ferry sudah resmi menjadi pelatih.
Sampai klub mengeluarkan keputusan formal, posisi pelatih kepala Sriwijaya FC 2026/2027 masih berstatus menunggu pengumuman.
Ferry Rotinsulu Bisa Membawa Identitas Lama Sriwijaya FC
Kemungkinan keterlibatan Ferry Rotinsulu mempunyai nilai tersendiri.
Ferry merupakan salah satu figur yang sangat identik dengan periode sukses Sriwijaya FC. Ia menjadi bagian Laskar Wong Kito pada masa ketika klub meraih berbagai gelar domestik.
Pengalaman dan kedekatannya dengan identitas klub dapat membantu membangun kembali hubungan antara tim dengan suporter.
Apalagi Sriwijaya FC sedang berada dalam situasi yang berbeda dibandingkan masa kejayaannya.
Klub membutuhkan figur yang bukan hanya memahami aspek teknis, tetapi juga mengetahui karakter publik Palembang dan tekanan yang menyertai nama besar Sriwijaya FC.
Meski begitu, faktor emosional tidak boleh menjadi satu-satunya pertimbangan.
Pelatih harus mampu bekerja dalam keterbatasan anggaran, mengembangkan pemain muda, memilih pemain secara efisien, dan membentuk tim yang cukup konsisten untuk mengejar promosi.
Liga Nusantara Mengubah Strategi Perekrutan
Degradasi membuat Sriwijaya FC harus mengubah pola pembangunan tim.
Di Championship, klub dapat lebih mudah menarik pemain dengan pengalaman kasta kedua. Di Liga Nusantara, kemampuan finansial dan struktur kompetisi menjadi pertimbangan yang lebih besar.
Pendekatan paling realistis adalah membangun tim dari tiga kelompok.
Pertama, beberapa pemain lama yang masih mempunyai kualitas untuk bertahan.
Kedua, pemain lokal Sumatera Selatan yang dianggap siap bermain di level nasional.
Ketiga, pemain berpengalaman yang dapat menjadi pemimpin dalam setiap lini.
Kombinasi tersebut dapat memberikan keseimbangan antara biaya dan kualitas.
Jika terlalu banyak mengandalkan pemain senior, beban keuangan dapat meningkat. Sebaliknya, skuad yang terlalu muda berisiko kesulitan mengelola tekanan pada pertandingan penting.
Baca Juga: Skuad Persebaya Surabaya 2026/2027 Terbaru: Daftar 35 Pemain, Posisi, Nomor Punggung, dan Pelatih
Analisis Kekuatan yang Perlu Dibangun Sriwijaya FC
Karena daftar final belum diumumkan, kekuatan Sriwijaya FC belum dapat dinilai dari nama pemain secara utuh.
Namun, terdapat beberapa sektor yang perlu menjadi prioritas.
Penjaga gawang
Sriwijaya FC membutuhkan penjaga gawang yang stabil dan mampu menjadi pemimpin.
Musim lalu, posisi ini beberapa kali berubah karena perubahan komposisi tim. Untuk musim baru, memiliki satu kiper utama dengan pelapis yang cukup kuat akan membantu membangun organisasi pertahanan.
Pertahanan
Lini belakang menjadi area yang membutuhkan perhatian besar.
Sriwijaya FC mengalami banyak kebobolan pada Championship 2025/2026 sehingga organisasi defensif harus dibangun ulang.
Klub membutuhkan bek tengah yang kuat dalam duel sekaligus mampu mengatur garis pertahanan.
Bek sayap juga harus mempunyai keseimbangan antara membantu serangan dan menjaga ruang ketika tim kehilangan bola.
Lini tengah
Jika Nugroho Fatchur kembali, ia dapat menjadi salah satu fondasi.
Namun, Sriwijaya tetap membutuhkan gelandang bertahan dengan kemampuan memutus serangan dan menjaga keseimbangan.
Pemain dengan karakter pekerja akan sangat berguna di Liga Nusantara karena banyak pertandingan berpotensi berjalan dengan duel fisik tinggi.
Lini depan
Produktivitas harus menjadi prioritas.
Mukhti Arya dapat menjadi salah satu pilihan apabila kembali, tetapi Sriwijaya membutuhkan lebih dari satu pencetak gol.
Kemampuan mencetak gol secara konsisten akan sangat menentukan dalam kompetisi yang menuntut tim meraih poin sebanyak mungkin dalam waktu relatif singkat.
Target Pertama Adalah Kembali Stabil
Pembicaraan mengenai promosi tentu akan selalu muncul ketika nama Sriwijaya FC berada di Liga Nusantara.
Namun, pekerjaan pertama klub adalah membangun stabilitas.
Persiapan tim baru berjalan pada Agustus, sementara manajemen masih menyelesaikan persoalan pemain, pelatih, pendanaan, dan struktur skuad.
Jika tahap tersebut berjalan baik, target promosi baru mempunyai fondasi yang lebih masuk akal.
Sriwijaya FC memiliki keuntungan berupa sejarah besar dan basis pendukung yang kuat. Nama klub masih mempunyai daya tarik bagi pemain maupun pelatih.
Namun, sejarah tidak menentukan hasil pertandingan.
Kualitas pengelolaan, kedalaman skuad, kondisi finansial, dan konsistensi permainan tetap menjadi faktor yang akan menentukan seberapa cepat Laskar Wong Kito dapat kembali ke Championship.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Sriwijaya FC bermain di kompetisi apa pada musim 2026/2027?
Sriwijaya FC bermain di Liga Nusantara 2026/2027 setelah terdegradasi dari Championship. Kepastian degradasi sudah diperoleh pada musim 2025/2026 ketika peluang keluar dari zona bawah tertutup.
Apakah skuad Sriwijaya FC 2026/2027 sudah lengkap?
Belum. Hingga 8 Agustus 2026, manajemen belum mengumumkan daftar pemain final. Pembentukan tim dijadwalkan berlangsung melalui seleksi dan latihan pada Agustus.
Siapa pemain Sriwijaya FC yang berpeluang bertahan?
Nugroho Fatchur Rochman dan Mukhti Arya Muslim termasuk pemain musim lalu yang telah disebut menjalin komunikasi dengan manajemen. Namun, status kontrak mereka untuk 2026/2027 masih menunggu pengumuman resmi.
Siapa pelatih Sriwijaya FC musim 2026/2027?
Belum ada penunjukan pelatih kepala final yang diumumkan hingga awal Agustus. Ferry Rotinsulu telah menyatakan kesiapan menangani tim apabila mendapat kepercayaan, tetapi hal tersebut belum merupakan pengangkatan resmi.
Apakah Iwan Setiawan masih melatih Sriwijaya FC?
Iwan Setiawan menangani Sriwijaya FC pada akhir Championship 2025/2026. Untuk Liga Nusantara 2026/2027, manajemen menyatakan sedang menyusun kembali tim dan mencari pelatih sehingga status pelatih musim baru masih menunggu keputusan resmi.
Sriwijaya FC Memulai Proses Bangkit dari Liga Nusantara
Skuad Sriwijaya FC 2026/2027 belum dapat disebut lengkap karena manajemen masih berada dalam tahap pembentukan tim. Nugroho Fatchur Rochman, Mukhti Arya Muslim, dan beberapa pemain lama telah masuk komunikasi, tetapi kontrak final belum diumumkan.
Situasi serupa terjadi pada posisi pelatih. Ferry Rotinsulu menyatakan kesiapan membantu, namun Sriwijaya FC belum menetapkan pelatih kepala secara resmi.
Fokus terbesar Laskar Wong Kito sekarang adalah membangun tim yang sehat secara finansial, mempunyai kedalaman cukup, serta mampu menjalani Liga Nusantara dengan konsisten. Pengumuman pemain dan pelatih dalam periode persiapan Agustus akan menjadi indikator pertama mengenai seberapa serius Sriwijaya FC menyiapkan langkah untuk kembali menuju Championship.