IESF WEC 2026 Indonesia: Jadwal, Game, Venue, dan Cara Nonton

IESF WEC 2026 Indonesia: Jadwal, Game, Venue, dan Cara Nonton
Foto: Ilustrasi IESF WEC 2026 Indonesia: Jadwal, Game, Venue, dan Cara Nonton.

IESF WEC 2026 Indonesia resmi akan digelar pada 15-20 Desember 2026. International Esports Federation (IESF) mengumumkan Indonesia sebagai tuan rumah World Esports Championship 2026 atau WEC26, yang akan mempertemukan atlet esports dari berbagai negara dalam lima game utama.

WEC26 menjadi kali ketiga Indonesia menjadi tuan rumah kejuaraan dunia esports tersebut. Sebelumnya, Indonesia menggelar ajang ini di Ancol pada 2016 dan Bali pada 2022, sehingga penyelenggaraan 2026 menambah catatan penting dalam sejarah WEC di Tanah Air.

Meski tanggal penyelenggaraan dan negara tuan rumah sudah diumumkan, sejumlah informasi teknis masih menunggu pengumuman berikutnya. Lokasi atau venue pertandingan, format lengkap kompetisi, jadwal setiap game, dan sejumlah detail pelaksanaan WEC26 belum disampaikan secara lengkap hingga saat ini.

Apa Itu IESF WEC 2026?

IESF World Esports Championship atau WEC merupakan kejuaraan esports internasional yang mempertemukan atlet berdasarkan representasi negara. Berbeda dari turnamen klub yang membawa nama organisasi esports, peserta WEC bertanding sebagai bagian dari tim nasional masing-masing negara.

WEC26 Kembali ke Indonesia

Indonesia ditetapkan menjadi tuan rumah WEC26 pada Desember 2026. Pengumuman tersebut disampaikan IESF pada 23 September 2026 dan kemudian diberitakan oleh sejumlah media esports serta media nasional.

Dalam pengumuman yang dikutip detikINET, IESF mencantumkan jadwal WEC26 pada 15-20 Desember 2026. Informasi tersebut menegaskan bahwa Indonesia kembali menjadi pusat penyelenggaraan kejuaraan dunia IESF setelah sebelumnya menjadi tuan rumah pada 2016 dan 2022.

Bagi pembaca yang ingin mengikuti pembaruan resmi, informasi terbaru mengenai WEC dan kompetisi IESF dapat dipantau melalui platform resmi IESF. Situs tersebut juga digunakan untuk mengikuti kompetisi nasional, regional, dan ajang dunia yang berada dalam ekosistem IESF.

Informasi WEC 2026
Nama IESF World Esports Championship 2026
Singkatan WEC26
Tuan rumah Indonesia
Tanggal 15-20 Desember 2026
Game Counter-Strike 2, Dota 2, Mobile Legends: Bang Bang, PUBG MOBILE, eFootball
Peserta Lebih dari 500 atlet
Federasi Lebih dari 110 Member National Federations
Venue Belum diumumkan
Format detail Belum diumumkan lengkap

Data jumlah peserta dan federasi tersebut berasal dari informasi yang dikaitkan dengan pengumuman IESF. Organisasi tersebut menyebut WEC26 akan melibatkan lebih dari 500 atlet dari lebih dari 110 federasi nasional anggota, sementara 152 federasi nasional akan hadir dalam Ordinary General Meeting IESF yang berlangsung selama periode acara.

Jadwal IESF WEC 2026 Indonesia

Tanggal WEC26 sudah diumumkan secara resmi. Rangkaian utama kejuaraan dijadwalkan berlangsung selama enam hari pada pertengahan Desember 2026.

Tanggal Pelaksanaan WEC26

Jadwal IESF WEC 2026 Indonesia berlangsung dari Selasa, 15 Desember hingga Minggu, 20 Desember 2026. Dalam rentang tersebut, berbagai pertandingan esports akan digelar untuk menentukan juara dunia dari masing-masing nomor yang dipertandingkan.

Rincian jadwal pertandingan per game belum diumumkan secara lengkap oleh IESF. Karena itu, pembagian hari untuk fase grup, playoff, semifinal, hingga grand final masih belum bisa dipastikan berdasarkan informasi yang tersedia saat ini.

Bagi penggemar yang ingin mencatat jadwal utama, berikut tanggal yang sudah dapat dipastikan:

  1. 15 Desember 2026 — hari pertama WEC26.

  2. 16 Desember 2026 — rangkaian kompetisi berlanjut.

  3. 17 Desember 2026 — pertandingan fase turnamen.

  4. 18 Desember 2026 — lanjutan kompetisi.

  5. 19 Desember 2026 — fase akhir sejumlah nomor.

  6. 20 Desember 2026 — hari terakhir penyelenggaraan WEC26.

Pembagian detail tersebut masih bersifat kalender acara secara keseluruhan, bukan jadwal pertandingan setiap game. IESF menyatakan informasi lebih rinci mengenai venue, format, dan pelaksanaan akan diumumkan setelahnya.

Kenapa Jadwal Game Belum Ada?

WEC26 baru diumumkan sebagai agenda pada 15-20 Desember 2026, sedangkan rincian pertandingan per judul belum dipublikasikan secara lengkap. Karena itu, jadwal seperti jam main tim tertentu atau pembagian grup sebaiknya tidak diambil dari unggahan yang belum berasal dari penyelenggara.

Kondisi tersebut juga berarti informasi mengenai lawan Indonesia, urutan pertandingan, dan jadwal grand final tiap game belum bisa dipastikan. Pembaca sebaiknya menunggu jadwal resmi IESF agar tidak tertukar dengan jadwal turnamen lain.

Game yang Dipertandingkan di IESF WEC 2026

IESF sudah mengonfirmasi lima game yang menjadi bagian dari WEC26. Kelimanya mencakup judul esports PC, mobile, dan sepak bola virtual.

Counter-Strike 2

Counter-Strike 2 menjadi salah satu game yang dipertandingkan pada WEC26. Game FPS kompetitif tersebut membawa format pertandingan antartim dengan negara sebagai identitas utama peserta.

Pada pengumuman IESF, Counter-Strike 2 tercantum bersama Dota 2, Mobile Legends: Bang Bang, PUBG MOBILE, dan eFootball sebagai lima judul resmi WEC26.

Rincian apakah terdapat kategori terpisah untuk putra dan putri belum dijelaskan secara lengkap dalam pengumuman terbaru yang tersedia. Karena itu, pembaca sebaiknya menunggu regulasi dan technical handbook resmi sebelum menyimpulkan jumlah nomor yang akan dipertandingkan.

Dota 2

Dota 2 juga masuk daftar game utama WEC26. Judul MOBA dari Valve tersebut sudah lama menjadi bagian dari kompetisi internasional IESF dan kembali hadir pada edisi 2026.

Dalam sistem WEC, pertandingan membawa nama negara, sehingga pemain yang tampil tidak sekadar mewakili klub masing-masing. Detail roster setiap negara dan format kompetisi Dota 2 untuk WEC26 masih menunggu informasi resmi selanjutnya.

Mobile Legends: Bang Bang

Mobile Legends: Bang Bang atau MLBB menjadi salah satu game yang paling menarik perhatian penggemar Indonesia. Game mobile tersebut juga memiliki sejarah kuat dalam kompetisi esports internasional yang melibatkan tim nasional Indonesia.

Pada WEC 2025, timnas MLBB putri Indonesia berhasil menjadi juara di Kuala Lumpur. Kemenangan tersebut menjadi bagian dari catatan terbaru prestasi Indonesia di ajang WEC sebelum edisi 2026 digelar di kandang sendiri.

Untuk WEC26, IESF baru mengonfirmasi MLBB sebagai salah satu dari lima judul utama. Format, pembagian kategori, sistem turnamen, dan daftar peserta belum diumumkan secara lengkap dalam pengumuman terbaru.

PUBG MOBILE

PUBG MOBILE juga masuk daftar game IESF WEC 2026. Game battle royale mobile tersebut memberikan ruang bagi negara-negara peserta untuk bertanding dalam format yang berbeda dari game MOBA dan FPS.

Masuknya PUBG MOBILE membuat WEC26 mencakup tiga jenis pengalaman kompetitif yang cukup berbeda. Pemain akan menghadapi tuntutan strategi, koordinasi tim, dan mekanik permainan sesuai karakter masing-masing game.

Detail mengenai jumlah match, sistem poin, format final, dan pembagian grup PUBG MOBILE untuk WEC26 belum dirilis lengkap. Karena itu, informasi yang beredar di komunitas masih perlu dicocokkan dengan regulasi resmi ketika sudah diterbitkan.

eFootball

eFootball menjadi game sepak bola virtual yang ikut dipertandingkan pada WEC26. Berbeda dengan tiga game sebelumnya yang berfokus pada pertandingan tim dalam format tertentu, eFootball menghadirkan kompetisi esports berbasis sepak bola.

Indonesia mempunyai catatan positif pada eFootball dalam WEC 2022. Pada edisi yang berlangsung di Bali, Indonesia meraih salah satu medali emas dari nomor eFootball.

Pada WEC26, IESF belum mengumumkan secara rinci format pertandingan eFootball. Peserta, struktur bracket, serta jadwal setiap pertandingan masih menunggu informasi penyelenggara.

Siapa Peserta IESF WEC 2026?

WEC26 akan diikuti oleh pemain yang mewakili negara masing-masing. IESF menyebut lebih dari 500 atlet dari lebih dari 110 Member National Federations akan terlibat dalam penyelenggaraan tersebut.

Tim Nasional dari Berbagai Negara

Konsep utama WEC adalah representasi negara. Artinya, pemain yang biasanya bermain untuk klub esports akan membawa nama tim nasional ketika bertanding di turnamen IESF.

Model tersebut membuat WEC berbeda dengan liga regional yang fokus pada organisasi esports. Penonton dapat melihat pemain dari klub berbeda berada dalam satu roster negara, tergantung sistem seleksi dan mekanisme yang ditetapkan federasi masing-masing.

Untuk WEC26, daftar final peserta setiap game belum diumumkan lengkap. Karena itu, belum semua nama pemain dan roster tim nasional dapat dipastikan dari informasi yang tersedia saat ini.

Bagaimana Cara Lolos ke WEC26?

IESF mempunyai sistem kualifikasi melalui federasi anggota dan berbagai tahapan kompetisi. Namun, mekanisme lengkap untuk setiap nomor WEC26 belum diumumkan dalam informasi terbaru yang tersedia.

Pada edisi sebelumnya, proses menuju WEC melibatkan kualifikasi regional dan seleksi tim nasional. Struktur tersebut memberi ruang bagi negara anggota untuk mendapatkan tiket menuju panggung dunia melalui kompetisi masing-masing kawasan.

Karena format 2026 dapat berubah, calon peserta harus mengikuti ketentuan dari federasi nasional serta pengumuman resmi IESF. Informasi dari turnamen lama tidak sebaiknya langsung dianggap sebagai aturan WEC26.

Indonesia Tiga Kali Jadi Tuan Rumah WEC

Indonesia bukan negara baru dalam penyelenggaraan kejuaraan dunia IESF. WEC26 akan menjadi kali ketiga Indonesia menjadi tuan rumah setelah edisi 2016 dan 2022.

WEC 2016 di Indonesia

Indonesia pertama kali menjadi tuan rumah World Esports Championship pada 2016. Penyelenggaraan saat itu berlangsung di Ancol dan menjadi salah satu tonggak awal Indonesia dalam menggelar kompetisi esports dunia.

Sepuluh tahun kemudian, Indonesia kembali mendapatkan kesempatan menjadi tuan rumah. Perbedaan skala antara 2016 dan 2026 terlihat dari jumlah game, sistem kompetisi, serta perkembangan industri esports global yang sudah jauh lebih besar.

WEC 2022 di Bali

Edisi 2022 berlangsung di Bali dalam rangkaian Indonesia Esports Summit. Turnamen tersebut menghadirkan 105 negara dan hampir 700 atlet menurut keterangan PB ESI yang dikutip detikINET.

Indonesia juga menjadi juara umum pada WEC 2022 dengan tiga medali emas dan satu perunggu. Emas berasal dari Dota 2, eFootball, dan MLBB, sementara medali perunggu diraih tim CS:GO putri.

Catatan tersebut menjadi bagian dari sejarah WEC Indonesia. Namun, hasil dari 2022 tidak dapat digunakan sebagai gambaran otomatis untuk performa timnas pada WEC26 karena roster, lawan, format, dan kondisi kompetisi dapat berubah.

Venue IESF WEC 2026 Indonesia

Salah satu informasi yang paling banyak dicari adalah lokasi pertandingan. Sampai pengumuman terbaru, IESF baru menyatakan Indonesia sebagai tuan rumah dan belum mengungkap venue WEC26 secara resmi.

Lokasi Masih Menunggu Pengumuman

DetikINET menyebut lokasi pasti WEC26 di Indonesia belum diketahui ketika IESF mengumumkan tanggal penyelenggaraannya. Artinya, pembaca belum dapat memastikan apakah turnamen akan berlangsung di Jakarta, Bali, Banten, atau kota lainnya.

Informasi mengenai venue bisa saja diumumkan bersamaan dengan jadwal detail, pembagian game, atau informasi tiket. Sampai saat itu, penyebutan kota tertentu sebagai venue sebaiknya dianggap belum resmi.

Jangan Tertukar dengan Venue WEC Sebelumnya

Indonesia pernah menggelar WEC di Ancol dan Bali. Namun, fakta bahwa dua lokasi tersebut pernah menjadi tuan rumah tidak berarti salah satunya otomatis menjadi venue WEC26.

Untuk menghindari informasi yang keliru, pembaca dapat memantau pembaruan melalui berita detikINET mengenai WEC26 Indonesia dan kanal resmi IESF setelah pengumuman venue dirilis.

Berapa Hadiah IESF WEC 2026?

Besaran hadiah atau prize pool WEC26 menjadi salah satu informasi yang belum diumumkan secara lengkap. Pengumuman terbaru mengenai WEC26 yang tersedia saat ini menyebut tanggal, tuan rumah, jumlah atlet, federasi, dan lima game, tetapi belum merinci total hadiah.

Prize Pool Belum Diumumkan

Karena nominal hadiah belum tersedia dalam pengumuman terbaru, angka yang beredar di media sosial belum sebaiknya dianggap sebagai prize pool resmi WEC26. Besaran hadiah dapat diumumkan kemudian bersamaan dengan informasi kompetisi.

Hal yang sama berlaku untuk pembagian hadiah per game. Pembaca perlu menunggu regulasi resmi agar dapat mengetahui apakah hadiah akan dibagi berdasarkan game, kategori, atau mekanisme lainnya.

Kenapa Informasi Hadiah Penting?

Prize pool merupakan salah satu bagian penting dalam turnamen esports profesional. Selain menjadi informasi bagi pemain dan tim, nominal hadiah juga biasanya berkaitan dengan struktur kompetisi dan dukungan sponsor.

Namun, WEC memiliki karakter sebagai turnamen antarnegara. Karena itu, sistem penghargaan dan pembagian hadiah dapat berbeda dengan turnamen klub atau liga profesional biasa.

Cara Menonton IESF WEC 2026

Penggemar yang tidak hadir langsung di venue tetap berpeluang mengikuti pertandingan melalui platform digital. Namun, informasi tentang broadcaster dan distribusi siaran khusus WEC26 belum dirinci lengkap saat artikel ini dibuat.

Pantau Kanal Resmi IESF

IESF memiliki kanal digital untuk pertandingan dan konten esports internasional. Pengguna dapat memeriksa platform resmi World Esports milik IESF untuk mendapatkan pembaruan mengenai WEC26 ketika jadwal siaran sudah tersedia.

Selain itu, IESF juga mengembangkan layanan IESF TV yang menampilkan livestream dan video on demand dari berbagai event dalam jaringan mereka. Informasi tersebut tercantum pada platform IESF Gamer Passport.

Karena platform siaran bisa berbeda berdasarkan wilayah dan game, penggemar Indonesia sebaiknya memeriksa pengumuman resmi sebelum pertandingan dimulai. Cara ini membantu memastikan jadwal dan kanal yang digunakan benar-benar sesuai dengan WEC26.

Potensi Timnas Indonesia di WEC26

Indonesia sebagai tuan rumah tentu akan menjadi salah satu negara yang paling banyak diperhatikan penonton lokal. Namun, roster tim nasional dan daftar nomor yang diikuti Indonesia belum seluruhnya diumumkan untuk WEC26.

Rekam Jejak Indonesia

Indonesia mempunyai catatan kuat di WEC 2022 ketika menjadi juara umum dengan tiga emas dan satu perunggu. Hasil tersebut diperoleh melalui Dota 2, eFootball, MLBB, dan CS:GO putri.

Pada WEC 2025, timnas MLBB putri Indonesia kembali menambah catatan dengan meraih gelar juara di Kuala Lumpur. Tim MLBB putra Indonesia juga mencapai posisi keempat dunia pada edisi yang sama.

Catatan tersebut menunjukkan adanya kesinambungan keikutsertaan Indonesia di WEC. Namun, komposisi atlet WEC26 tetap bergantung pada proses seleksi dan keputusan resmi PB ESI serta mekanisme IESF.

Seleksi Atlet Masih Menjadi Informasi Penting

Pemilihan atlet menjadi hal yang penting karena WEC mempertemukan negara, bukan sekadar organisasi esports. Roster tim nasional dapat terbentuk dari kombinasi pemain klub, hasil seleksi, atau mekanisme lain yang ditentukan federasi.

Untuk WEC26, belum semua detail tersebut diumumkan. Karena itu, daftar pemain yang beredar sebelum pengumuman resmi sebaiknya tidak dianggap sebagai roster final.

Apa yang Membuat WEC26 Berbeda?

WEC26 bukan sekadar turnamen esports biasa. Ada unsur representasi negara yang membuat atmosfer kompetisinya berbeda dari liga profesional pada umumnya.

Membawa Nama Negara

Pemain tampil dengan membawa bendera negara masing-masing. Sistem tersebut membuat pertandingan menjadi bagian dari kalender kompetisi esports tingkat internasional yang berorientasi pada federasi nasional.

Bagi pemain, kondisi tersebut juga bisa menghadirkan pola kerja tim yang berbeda. Atlet yang biasanya bermain bersama klub belum tentu berada dalam susunan tim yang sama ketika memperkuat negara.

Lima Game dalam Satu Kejuaraan

WEC26 mempertemukan lima game dalam satu event, yaitu Counter-Strike 2, Dota 2, MLBB, PUBG MOBILE, dan eFootball.

Keberagaman tersebut membuat penggemar dengan minat berbeda dapat mengikuti pertandingan dari berbagai genre. Penyelenggara juga memiliki tantangan untuk membagi venue, jadwal, perangkat, dan kebutuhan produksi siaran untuk masing-masing game.

Perubahan dari WEC 2025 ke WEC 2026

WEC26 hadir setelah edisi 2025 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia. Ada beberapa perbedaan penting antara penyelenggaraan sebelumnya dan edisi 2026.

Indonesia Kembali Menjadi Tuan Rumah

WEC 2025 berlangsung di Kuala Lumpur pada 2-7 Desember 2025. Pada edisi tersebut, setidaknya timnas Indonesia berkompetisi dalam kategori MLBB putra dan putri, dengan tim putri berhasil mempertahankan gelar.

WEC26 kemudian kembali ke Indonesia pada 15-20 Desember 2026. Jarak waktu yang relatif dekat membuat edisi 2026 menjadi kelanjutan langsung dari kalender kejuaraan yang masih menjadi perhatian komunitas esports Asia.

Game yang Lebih Luas

Untuk WEC26, IESF mengonfirmasi lima game utama. Daftar tersebut mencakup judul-judul besar dari PC, mobile, dan sepak bola virtual.

Namun, format kompetisi 2026 tidak boleh diasumsikan identik dengan 2025. Penyelenggara masih dapat mengubah jumlah kategori, sistem kualifikasi, format pertandingan, dan jumlah peserta sesuai regulasi edisi baru.

Hal yang Masih Ditunggu dari WEC26

Pengumuman tuan rumah dan tanggal merupakan tahap awal. Masih ada beberapa informasi yang akan menentukan bagaimana WEC26 dijalankan secara detail.

Empat Informasi Penting

Beberapa informasi yang masih ditunggu antara lain:

  • Venue resmi WEC26.

  • Jadwal pertandingan setiap game.

  • Format dan regulasi lengkap.

  • Daftar tim serta atlet yang lolos.

Informasi tentang hak siar, pembelian tiket, pembagian grup, dan jam pertandingan juga akan menjadi perhatian penggemar. IESF sendiri menyatakan detail lebih lanjut akan diumumkan pada tahap berikutnya.

Cara Mengikuti Update WEC 2026 Indonesia

Banyak informasi WEC26 akan muncul menjelang hari pertandingan. Penggemar perlu memilih sumber yang dapat dipercaya agar tidak tertukar dengan rumor atau jadwal turnamen lain.

Gunakan Sumber Resmi

Sumber utama sebaiknya berasal dari IESF dan federasi esports nasional. Informasi media seperti detikINET dapat digunakan untuk mengikuti perkembangan berita, sementara pengumuman final mengenai jadwal dan regulasi tetap perlu mengacu pada penyelenggara.

Gunakan kanal resmi IESF untuk melihat informasi organisasi dan platform World Esports IESF untuk perkembangan kompetisi. Kedua kanal tersebut menjadi rujukan utama untuk pembaruan yang berkaitan dengan ekosistem WEC.

FAQ IESF WEC 2026 Indonesia

Kapan IESF WEC 2026 digelar?

IESF WEC 2026 akan berlangsung pada 15-20 Desember 2026 di Indonesia. IESF sudah mengumumkan tanggal tersebut, tetapi rincian jadwal pertandingan setiap game belum diumumkan secara lengkap.

Game apa saja yang dimainkan di WEC26?

Lima game yang sudah dikonfirmasi adalah Counter-Strike 2, Dota 2, Mobile Legends: Bang Bang, PUBG MOBILE, dan eFootball. Detail kategori serta format setiap game masih menunggu pengumuman berikutnya.

Di mana lokasi IESF WEC 2026 di Indonesia?

Venue WEC26 belum diumumkan secara resmi. IESF baru mengonfirmasi Indonesia sebagai tuan rumah dan tanggal penyelenggaraan 15-20 Desember 2026.

Berapa hadiah IESF WEC 2026?

Prize pool WEC26 belum diumumkan secara lengkap dalam informasi terbaru yang tersedia. Angka hadiah sebaiknya menunggu pengumuman resmi IESF agar tidak keliru.

Apakah Indonesia ikut bertanding di WEC26?

Indonesia sebagai tuan rumah diperkirakan akan menjadi bagian dari kompetisi, tetapi daftar final tim dan atlet yang tampil belum diumumkan lengkap. Proses seleksi dan roster resmi perlu menunggu pengumuman PB ESI serta ketentuan IESF.

Kesimpulan

IESF WEC 2026 Indonesia resmi akan digelar pada 15-20 Desember 2026. Indonesia menjadi tuan rumah untuk ketiga kalinya setelah Ancol pada 2016 dan Bali pada 2022, sekaligus kembali menjadi pusat perhatian dalam kalender esports internasional.

WEC26 akan mempertandingkan lima game yang sudah dikonfirmasi, yakni Counter-Strike 2, Dota 2, Mobile Legends: Bang Bang, PUBG MOBILE, dan eFootball. Lebih dari 500 atlet dari lebih dari 110 federasi nasional anggota dijadwalkan terlibat, sementara 152 federasi nasional akan menghadiri Ordinary General Meeting IESF selama acara berlangsung.

Sejumlah detail penting masih belum diumumkan, terutama venue pertandingan, jadwal masing-masing game, format lengkap, roster peserta, dan prize pool. Penggemar sebaiknya mengikuti pembaruan resmi IESF mengenai WEC26 serta pemberitaan media kredibel agar mendapatkan informasi terbaru ketika detail penyelenggaraan diumumkan.

Indonesia sendiri memiliki sejarah cukup panjang di WEC. Saat menjadi tuan rumah pada 2022, timnas Indonesia meraih tiga medali emas dan satu perunggu, sedangkan pada 2025 timnas MLBB putri kembali meraih gelar juara dunia IESF.

Dengan tanggal 15-20 Desember yang sudah dikonfirmasi, perhatian berikutnya akan tertuju pada venue, roster, jadwal pertandingan, dan kanal siaran resmi. Informasi tersebut akan menentukan detail pelaksanaan WEC 2026 Indonesia yang hingga kini masih terus diperbarui.

Disclaimer: Jadwal, venue, game, format kompetisi, peserta, roster, prize pool, dan kanal siaran WEC26 dapat berubah atau diperbarui oleh IESF dan pihak penyelenggara. Artikel ini mengacu pada informasi yang tersedia hingga 24 September 2026 dan sebaiknya dikonfirmasi kembali melalui kanal resmi sebelum pertandingan berlangsung.

Artikel terkait